Kategori
Wisata

Wisata Green Canyon Banyak Sekali Alam Indah

Wisata Green Canyon Banyak Sekali Alam Indah

Berada ke ujung tenggara Provinsi Jawa Barat, wisata alam bernama Green Canyon seolah jadi permata yang punya Kabupaten Pangandaran. Dalam Wisata Green Canyon Banyak Sekali Alam Indah bersifat sungai yang mengapit tebing bebatuan dan berair jernih.

Wisata Green Canyon Banyak Sekali Alam Indah - Wisata Green Canyon Banyak Sekali Alam Indah

Menurut http://thewilderness.biz/  maka keunikan Green Canyon terbukti bisa menarik pengunjung lokal sampai turis asing untuk berkunjung. Sebelum pandemi, wisata ini selamanya ramai kala akhir pekan.

Asal mula nama Green Canyon

Melansir dari http://142.11.212.11/, kalau Green Canyon bukanlah nama asli dari wisata alam andalan Pangandaran ini. Sebelum bernama Green Canyon, masyarakat setempat menyebut wilayah ke sekitar aliran Sungai Cijulang selanjutnya dengan julukan ‘Cukang Taneuh’. Dalam Bahasa Sunda, ‘Cukang Taneuh’ bermakna jembatan tanah.

Nama selanjutnya mengacu pada sebuah jembatan dari batu yang menghubungkan tebing ke kanan-kiri sungai. Hal unik terjadi kala tidak benar satu warga lokal membawa rombongan turis asing dari Eropa ke Cukang Taneuh. Saking terkesima dengan lanskap Cukang Taneuh yang menurut mereka sama Grand Canyon ke Amerika, mereka lantas memberi sebutan Green Canyon.

Lokasi berburu ular dan biawak

Dulu, nyaris gak tersedia warga lokal yang berani mampir ke Green Canyon lantaran berasumsi angker. Satu-satunya masyarakat yang kerap menyambangi wilayah selanjutnya adalah mereka yang inginkan berburu ular air dan biawak untuk menjual.

Dengan lingkungan yang subur dan persediaan air melimpah, ke-2 fauna tadi sesungguhnya benar-benar cocok sebagai penghuni Green Canyon. Namun, jadi ramainya pengunjung yang menyambangi wisata tersebut, ular dan biawak pun lebih kerap bersembunyi untuk pelihara diri.

Terdapat air hujan abadi

Tebing-tebing bebatuan yang mengapit Green Canyon percaya sudah berusia jutaan tahun. Uniknya, terdapat tumpahan air bak gerimis dari sela-sela tebing batu tersebut, sehingga keluar seperti hujan abadi.

Tetesan air dari atas sepanjang berjuta th. itulah yang setelah itu membentuk stalaktit dan ornamen kece ke dinding bawah tebing. Pada pencahayaan yang tepat, anda bisa lihat pelangi tetesan hujan abadi tersebut.