Kategori
travel

Nyeleneh, 8 Aturan Ini Wajib Dipatuhi Saat Traveling ke Korea Utara!

Nyeleneh, 8 Aturan Ini Wajib Dipatuhi Saat Traveling ke Korea Utara!

Nyeleneh, 8 Aturan Ini Wajib Dipatuhi Saat Traveling ke Korea Utara! – Sudah sejak lama Korea Utara kenal sebagai negara yang sangat tertutup dengan dunia luar. Tak banyak yang bisa kita ketahui tentang negara yang terpimpin oleh Kim Jong-Un tersebut.

Korea Utara juga kenal memiliki aturan yang sangat ketat kepada warganya, apalagi bagi wisatawan. Jumlah wisatawan yang boleh memasuki Korea Utara terbatasi. Wisatawan mancanegara yang ingin melancong ke sana pun harus mengikuti seabrek peraturan.

Yang jelas, kamu gak akan bisa bebas melakukan hal-hal sesuka hatimu seperti saat melancong ke negara lain.

1. Wajib memakai pemandu perjalanan resmi pemerintah

Pertama, para wisatawan wajib menggunakan pemandu perjalanan resmi dari pemerintah. Sesaat setelah tiba pada bandara, wisatawan akan langsung tersambut oleh sang pemandu, yang akan setia membuntuti setiap langkahmu pergi. Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home . Mulai dari keluar kamar hotel hingga kembali lagi ke dalam kamar hotel. Seram juga yaa.

2. Melarang berbicara soal politik dan agama

Begitu menginjakkan kaki pada Korea Utara, semua wisatawan “haram” hukumnya ngomongin soal politik. Tak cuma itu, wisatawan juga melarang berbicara dan melakukan hal-hal yang berkaitan dengan agama pada ruang publik. Misalnya, berdoa pada depan umum atau berkeliling dengan membawa kitab suci agama tertentu. Waduh!

3. Wajib menggunakan visa turis

Pengajuan visa turis ini hanya bisa sekali. Visa turis sudah termasuk paket lengkap, yang berisi pemandu perjalanan resmi dari pemerintah, hotel atau penginapan, biaya perjalanan, dan biaya makan.

Selain itu, negara tempat asal wisatawan juga harus punya hubungan d’iplomatik dengan Korea Utara. Ini tertandai dengan adanya Kedutaan Besar pada negara tersebut.

4. Wajib menggunakan maskapai Korea Utara

Ada dua akses untuk masuk ke Korea Utara, yaitu melalui udara dan kereta api. Untuk wisatawan yang berasal dari Amerika Serikat dan Israel, satu-satunya transportasi yang terizinkan adalah menggunakan maskapai Air Kyoto dan wajib transit ke Beijing, Tiongkok.

5. Wisatawan melarang menyebut “Korea Utara”

Peraturan lainnya yang gak kalah nyeleneh adalah semua wisatawan melarang menyebut negara tersebut dengan “Korea Utara”. Nama yang memperbolehkan adalah “Republik Demokratik Rakyat Korea” atau tersingkat DPRK.

6. Wisatawan melarang menggunakan mata uang Korea Utara

Uniknya, saat melakukan transaksi, wisatawan tidak bisa menggunakan mata uang Won Korea Utara. Mata uang yang memperbolehkan untuk para wisatawan adalah Euro, Yuan, Won Korea Selatan, dan Dolar Amerika Serikat.

7. Melarang berbicara hal negatif tentang negara, rakyat, atau pemimpin Korea Utara

Berbicara negatif tentang Korea Utara adalah hal yang sangat fatal. Jika ketahuan, pemerintah Korea Utara bisa menganggapnya sebagai pelanggaran berat. Sebisa mungkin pada setiap tempat, wisatawan asing harus selalu memuji Korea Utara.

8. Wisatawan tak bisa sembarangan memotret

Para wisatawan sebenarnya terizinkan untuk membawa kamera. Namun, jangan harap bisa memotret seenaknya seperti saat berkunjung pada negara lain.

Ada beberapa tempat yang sangat privasi dan haram mempotret atau merekam. Memotret orang berjalan pun tak memperbolehkan.

Bahkan jika ingin memotret sebuah patung, harus menangkap seluruh tubuhnya. Sebelum wisatawan pergi meninggalkan Korea Utara, akan ada petugas yang mengecek foto-foto yang mejepret wisatawan.