Kategori
Traveling

5 Wisata Buatan yang Pesonanya Sering Muncul di Drama Korea

5 Wisata Buatan yang Pesonanya Sering Muncul di Drama Korea

5 Wisata Buatan yang Pesonanya Sering Muncul di Drama Korea – Selain panorama alam, saat menyaksikan drama Korea kita tak asing lagi dengan spot lainnya yang tergunakan sebagai lokasi syuting seperti kafe, restoran, hingga tempat penginapan.

Seperti juga beberapa wisata buatan manusia berikut ini yang pesonanya sering muncul pada drama Korea. Bagaimana potretnya?

1. Petite France

Terlansirkan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/ .Terletak pada Provinsi Gyonggi, taman hiburan ini mengusung konsep arsitektur gaya Prancis. Pada Petite France, pengunjung dapat menjajal gaya hidup masyarakat Prancis mulai dari menginap pada rumah khas pedesaan bergaya Prancis hingga menyantap kuliner asal negeri dengan landmark Menara Eiffel tersebut.

Wisata buatan ini semakin memesona karena perindah dengan taman yang tertanami warna-warni bunga. Ingat tidak, drama Korea apa saja yang pernah syuting pada Petite France?

2. Seoul Land

Masih berlokasi pada provinsi yang sama, Seoul Land sering menggambarkan sebagai spot kencan yang menyenangkan. Strong Women Do-Bong Soon, salah satu judul drama Korea yang menjadikan taman hiburan bertema ini sebagai lokasi syuting.

Pada Seoul Land, banyak wahana seru untuk mencoba apalagi jika ke sini rame-rame seperti Adventure Teather, Galaxy Train, Magic Carpet dan masih banyak lagi.

3. Baekje Cultural Land

Drama Korea bertema kerajaan, pasti menggunakan Baekje Cultural Land sebagai lokasi syuting. Spot wisata yang berlokasi pada Chungcheongna, ini sengaja membuat untuk mengenalkan warisan budaya Kerajaan Baekje.

Arsitektur bangunan hingga aksesoris milik Kerajaan Baekje dapat menjumpai pada Baekje Cultural Land.

4. Garden of Morning Calm

Kebun yang cantik pada segala musim, ini tempat terbaik  terdekat Seoul untuk menyegarkan pikiran. Cantiknya Garden of Morning Calm pun wara-wari pada berbagai judul drama Korea.

Beraneka ragam tanaman dan bunga tumbuh pada kebun yang memiliki luas sekitar 30.000 meter persegi ini. Tak cuma memamerkan cantiknya bunga, ada festival menarik juga pada Garden of Morning Calm seperti Iris Festival dan Lighting Festival.

5. Ilsan Lake Park

Taman yang tersinggahi pula oleh luasnya danau ini berada ke Goyang, kota yang lokasinya tidak jauh dari Seoul. Meski menyajikan keindahan taman dan danau, Ilsan Lake Park merupakan taman danau yang gadang-gadang terbesar pada Asia.

Lebih dari sepuluh judul drama Korea yang memilih Ilsan Lake Park sebagai latar belakang spot syuting. Wisata buatan ini makin ramai ketika berlangsung Ilsan Lake Park Flower Festival.

Kategori
Traveling

Negara yang Berikan Visa Multiple untuk WNI

Negara yang Berikan Visa Multiple untuk WNI

Negara yang Berikan Visa Multiple untuk WNI, – Bagi Anda yang senang jalan-jalan atau sering bepergian ke luar negeri, pastinya urusan pembuatan visa bukanlah sesuatu yang baru bagi Anda.

Visa berguna sebagai dokumen yang berisi tanda izin jika Anda diperbolehkan memasuki suatu negara. Meski sudah terbiasa, bukan berarti Anda melewatkan kesempatan untuk membuat Visa Multiple Entry yang memberikan Anda peluang untuk mengunjungi negara asing berkali-kali hanya dengan satu kali pembuatan visa, kan?

Meski terdengar menyenangkan, tidak semua negara memberikan privilage tersebut bagi warga negara Indonesia. Untuk itu, ini lima negara yang beri Visa Multiple Entry pada WNI. Apa saja?

Australia

Per tanggal 1 Desember 2015, warga negara Indonesia dapat mengajukan Visa Multiple Entry ke Australia. Visa ini berlaku selama tiga tahun dengan durasi tinggal tiga bulan.

Visa Multiple Entry berlaku bagi semua warga negara Indonesia untuk pemegang semua jenis paspor. Proses pengajuan Visa Multiple Australia hampir sama dengan visa biasa, persyaratannya pun sama.

Anda bisa melakukan pengurusan visa di Australia Visa Aplication Centre (AVAC) dan mengisi dokumen yang diperlukan secara online di website resminya. Untuk biayanya, Anda akan dikenakan biaya mulai Rp 1,5 juta-an per orang.

China

Negara dengan ibu kota Beijing ini juga memberi kesempatan WNI untuk mengajukan Visa Multiple Entry. Hanya saja waktu kunjung yang diberikan oleh China tidak selama negara-negara lainnya. Ada dua periode waktu yang berlaku di Visa Multiple China, yaitu enam bulan dan setahun.

Untuk mengajukan permohonan visa China, biaya yang Anda keluarkan akan berbeda tergantung periode berlaku visa. Visa dengan periode enam bulan dihargai Rp 600 ribu. Sedangkan yang setahun dihargai Rp 900 ribu.

Dengan visa tersebut Anda dapat berkunjung ke China sesering mungkin, dan tinggal selama dua bulan setiap kali berkunjung.

Jepang

Terkenal karena budaya dan bunga sakura, Jepang menjadi salah satu primadona destinasi wisata tahun ini. Negeri matahari terbit itu menjadi salah satu negara yang memberikan WNI kesempatan mendapat Visa Multiple Entry sejak 1 September 2012 silam.

Visa jenis ini dapat Anda gunakan untuk traveling, kunjungan keluarga, atau kunjungan singkat lainnya.

Sama dengan Korea Selatan, Visa Multiple Jepang juga memberikan Anda kesempatan berkunjung berkali-kali selama lima tahun dengan izin tinggal 30 hari.

Dengan merogoh kocek Rp 720 ribu, Anda bisa mengurus permohonan visa jenis ini di Japan Visa Application Center yang berada di Lantai 4 Lotte Shopping Avenue.

Jika dulunya permohonan Visa Multiple Jepang hanya dapat dilakukan WNI yang berdomisili di Indonesia, sekarang WNI dapat melakukan permohonan di Kantor Perwakilan Negara Jepang setempat.

Syarat permohonan pembuatan visa ini antara lain, pernah berkunjung ke Jepang selama tiga tahun terakhir atau pernah berkunjung ke negara yang tergabung dalam G7, seperti Kanada, Prancis, Italia, Inggris, Amerika Serikat, dan Eropa.

Syarat lainnya adalah membawa bukti kemampuan ekonomi, seperti salinan rekening tabungan dan bukti kepemilikan properti. Bagi Anda yang ingin berkunjung tanpa visa ke Jepang, bisa memanfaatkan e-passport yang Anda miliki. Hanya saja masa tinggalnya maksimal 15 hari.

Korea Selatan

Negeri Ginseng adalah salah satu dari lima negara yang memberi WNI Visa Multiple Entry. Dengan membayar sebesar Rp 1.224.000,00 untuk biaya pembuatan. Anda akan mendapat kesempatan bebas berkunjung ke Korea Selatan selama lima tahun dengan masa izin tinggal selama 30 hari.

Ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi sebelum mengajukan permohonan pembuatan Visa Multiple Entry. Persyaratannya antara lain, pernah berkunjung setidaknya satu kali ke Korea Selatan atau pernah mengunjungi negara yang tergabung dalam OECD (Organisation for Economic Cooperation and Development).

Negara-negara yang tergabung dalam ikatan tersebut ada banyak, seperti Australia, Jepang, Irlandia, Belanda, Amerika Serikat, dan masih banyak lagi. Bagi Anda yang belum pernah ke Korea Selatan atau negara OECD lainnya, tak perlu sedih karena masih ada kesempatan lainnya.

Misalnya saja memiliki pasangan Warga Negara Korea Selatan yang berdomisili di Indonesia, pemegang Visa Multiple Korea Selatan, pegawai negeri sipil, karyawan BUMN, lulus atau melanjutkan sekolah di institusi pendidikan di Korea Selatan. Wah kesempatan bertemu oppa jadi semakin mudah, ya!

Negara Eropa yang tergabung dalam Perjanjian Schengen

Kawasan Eropa memang sering kali jadi impian para traveler. Menikmati bratwurst langsung di Jerman, melihat kincir angin Belanda. Atau menyambangi menara Eiffel yang ternama hanyalah sedikit impian dari traveler dunia. Untungnya, negara-negara tersebut memberikan Visa Multiple Entry bagi WNI.

Disebut sebagai Visa Schengen, visa jenis ini bisa Anda gunakan untuk mengunjungi 26 negara yang tergabung dalam Perjanjian Schengen.
Negara-negara tersebut antara lain, Austria, Belgia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Yunani, Liechtenstein, Lithuania, Luxembourg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Berlaku selama 180 hari, Anda bisa memanfaatkan Visa Multiple Entry untuk bertandang ke 26 negara di atas dengan izin tinggal selama 90 hari.

Untuk membuat Visa Schengen, Anda mesti membawa bukti keuangan dan slip gaji tiga bulan terakhir, tiket pesawat PP, bukti reservasi penginapan, paspor yang masih berlaku minimal tiga bulan setelah keluar dari wilayah Schengen, asuransi perjalanan, dan tentunya dilengkapi dengan formulir, serta pas foto.

Biaya yang dikenakan untuk membuat Visa Schengen sebesar 60 euro. Atau setara Rp 969 ribu untuk pengguna dengan usia di atas 12 tahun. Dan 35 euro atau setara Rp 565 ribu untuk anak-anak berusia 6-12 tahun.