Kategori
travel

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia – Presiden Joko Widodo resmi akan memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Nantinya Jakarta akan menjadikan pusat bisnis dan keuangan berskala internasional.

Kedua kawasan tersebut ternilai punya lokasi strategis dan lahan yang luas. Mungkin sebagian dari kita masih belum terlalu mengenalnya, terutama Penajam Paser Utara.

1. Penilaian Presiden Jokowi terhadap Penajam Paser Utara

Presiden Jokowi menjelaskan empat alasan utama terpilihnya Penajam Paser Utara sebagai ibu kota baru Indonesia. Menurut hasil kajian, risiko bencananya minimal, baik berupa gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, longsor dan gunung berapi.

Lokasinya strategis, karena berada pada tengah-tengah Indonesia. Spesialnya lagi, Penajam berdekatan dengan kota berkembang pada Kalimantan, yakni Balikpapan dan Samarinda.

Tak kalah penting, infrastrukturnya sudah cukup lengkap. Kalau mau mengembangkan, sudah tersedia 158 ribu hektare lahan pemerintah yang siap terbangun.

2. Kabupaten Penajam Paser Utara baru terbentuk 2002

Sebelum berdiri sendiri, Penajam Paser Utara masih menjadi satu kesatuan Kabupaten Pasir. Kabupaten ini baru terbentuk setelah adanya Undang-undang Nomor 7 Tahun 2002. Terlansirkan dari http://162.241.119.31/

Setelah itu, Kabupaten Pasir berganti nama menjadi Paser dengan menggabungkan empat kecamatan. Yang antaranya Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku.

3. Penajam Paser Utara menjadi kabupaten termuda ke-2

Penajam Paser Utara merupakan Kabupaten ke-13 pada Kalimantan Timur. Kabupaten termuda ke-2 ini memiliki jumlah penduduk sekitar 166 ribu jiwa. Ada 24 kelurahan dari empat kecamatan.

Berpusat pada Penajam sebagai ibu kota, kawasan ini berbatasan dengan Kutai Kartanegara pada sebelah utara, sebelah timur berbatasan dengan Selat Makassar, dan Kabupaten Paser pada selatan, serta Kabupaten Kutai Barat pada bagian barat.

4. Punya semboyan “Benuo Taka”

Penajam Paser Utara punya semboyan “Benuo Taka” yang selalu tertera pada lambang daerahnya. Terambil dari bahasa Suku Paser, semboyan tersebut bermakna Penajam Paser Utara terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya, tapi tetap merupakan satu kesatuan ikatan kekeluargaan.

5. Penajam Paser Utara masih tertinggali suku asli

Sama halnya dengan wilayah Kalimantan lain, Penajam Paser Utara juga tertinggali Suku Dayak Paser. Sayangnya, mereka termasuk minoritas, karena bermukim di pelosok atau pedalaman.

Total Suku Dayak Paser pada Kalimantan Timur berjumlah sekitar 155 ribu jiwa. Sebagian besar Suku Paser beragam Islam dan Kristen.