Kategori
travel

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air – Batik merupakan budaya asli Indonesia yang telah akui keberadaannya oleh dunia. Tepat 2 Oktober kemarin pada rayakan sebagai Hari Batik Nasional.

Melansikan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/ Banyak daerah  Indonesia yang menghasilkan karya batik sesuai khas daerah masing-masing. Seperti yang kenal sebagai kota batik yaitu Solo, Yogyakarta, dan Pekalongan.

Tapi, kamu harus tahu bahwa masih ada daerah lain yang menjadi pewaris batik, bahkan sudah ada sejak zaman Majapahit. Mana saja? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Desa Bakaran, Pati merupakan desa pengrajin batik sejak zaman Majapahit

Kampung batik ini terletak pada Desa Bakaran, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah. Menurut sejarah, desa Batik Bakaran sudah ada sejak zaman Majapahit abad ke-14. Ceritanya, seorang Nyi Banyoewati ketahuan memeluk agama Islam. Lalu, ia melarikan d’iri ke sebuah masjid  Desa Bakaran. Sejak saat itulah kegiatan membatiknya mulai dan mengajarkannya pada penduduk setempat.

Melansir patikab.go.id, telah ada lebih dari 20 jenis motif Batik Bakaran seperti sekar jagat, padas gempal, dan limaran. Warna yang mendominasi batik ini ialah hitam dan cokelat dengan penggunaan pewarna alami seperti kulit pohon tingi (cokelat), kayu tegoran (kuning), dan akar kudu (sawo matang).

Namun, seiring waktu pewarna alami tersebut mulai sulit temukan. Selain warnanya, ciri khas lain Batik Bakaran ialah motif “retak atau remek”-nya yang terkenal.

2. Batik karat ‘teyeng’ dari Surabaya

Firman Asyhari merupakan pencetus ide kreatif “batik teyeng”. Pembatik asal Surabaya ini sering mengeluh akibat kain batiknya terkena noda karat besi saat terjemur. Hal itulah yang mendasari Firman untuk bereksperimen menciptakan karya baru.

Teknik pengerjaannya dengan cara kain mori basah tertempeli dengan kawat berkarat untuk memunculkan motif teyeng pada kain. Setelah itu kain pada lukis menggunakan canting sesuai pola yang tertera.

Batik Teyeng karya Firman sudah melaju hingga pasar mancanegara. Harga satu lembar Batik Teyeng menjual rata-rata seharga Rp150 ribu hingga yang termahal senilai Rp2 juta.

Kamu dapat mengunjungi toko Batik Teyeng yang beralamat pada  Jl. Wisma Tengger VI No.33, Kandangan, Kec. Benowo, Surabaya.

3. Membatik menggunakan sapu lidi ala Bandung bernama ‘Batik nyere’

Pada Jl. Naripan, Bandung terdapat sebuah pabrik batik yang menggunakan sapu lidi sebagai alat membatiknya. Namanya “batik nyere” yang terbuat dengan cara menyiprat-nyipratkan sapu lidi bercairan malam ke kain batik.

Menurut Pak Yahya sang inovator, pembuatan batik nyere ini hanya membutuhkan waktu tiga hari, lebih singkat bandingkan batik tulis atau batik cap yang memakan waktu hingga berbulan-bulan. Hasilnya pun tak kalah bagus dari jenis batik lainnya.

4. Kampung Batik Trusmi, toko batik terbesar se-Asia

Bagi kamu para pemburu batik, cobalah berkunjung ke Kampung Batik Trusmi ke Plered, Cirebon. Dalam sini lebih dari 1000 perajin batik menghasilkan karya-karya bagus setiap harinya.

Batik Cirebon menampilkan gabungan dari gaya batik Solo dan Pekalongan. Motif yang menciptakan bernuansa kerajaan dengan dasar filosofi keagamaan. Kamu dapat berkeliling menikmati wisata budaya warisan sembari berbelanja batik untuk memuaskan dahaga shopping -mu.

5. Museum batik Cirebon

Namanya Museum Trupark, tepat ke sebelah Kampung Batik Trusmi, Cirebon. Pada museum ini, kamu akan menjumpai berbagai macam historis alat membatik mulai yang sederhana hingga modern. Motif awan mendung menjadi motif batik khas Cirebon.

Pada sini kalian juga dapat melihat proses pembuatan batik tulis hingga batik cap. Selain mendapatkan hiburan berupa spot foto yang keren, kamu juga menambah wawasan edukasi budaya leluhur bangsa Indonesia.

Itulah beberapa daerah lain yang menjadi pewaris batik Tanah Air. Sudah sewajibnya kita sebagai masyarakat turut andil melestarikan dan membanggakan budaya warisan Indonesia.