Kategori
Recreation travel

6 Wisata Telaga di Jawa Timur Bikin Penasaran

6 Wisata Telaga di Jawa Timur Bikin Penasaran

6 Wisata Telaga di Jawa Timur Bikin Penasaran – Mengunjungi wisata telaga bisa merilekskan pikiran dan mengusir penat. Berbagai aktivitas juga bisa dilakukan di telaga, seperti memancing, menaiki sampan, atau bersantai di pinggir telaga.

Enam wisata telaga di Jawa Timur, memesona penuh keasrian menyita perhatian pembaca di Surabaya. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Surabaya.

1. Wisata Telaga di Jawa Timur, Memesona Penuh Keasrian

Ada banyak wisata alam yang bisa ditemukan di Jawa Timur. Salah satu wisata alam yang patut dikunjungi adalah telaga. Telaga merupakan danau kecil yang bisa terbentuk secara alami atau buatan.

Di Jawa Timur ada beberapa telaga yang bisa dijadikan tujuan rekreasi. Wisata telaga di Jawa Timur menjadi salah satu destinasi menarik bagi warga sekitar. Wisata telaga di Jawa Timur ini memiliki panorama yang asri dan cantik.

Mengunjungi wisata telaga bisa merilekskan pikiran dan mengusir penat. Berbagai aktivitas juga bisa dilakukan di telaga, seperti memancing, menaiki sampan, atau bersantai di pinggir telaga.

2.Tim Pakar Satgas: Angka Kesembuhan COVID-19 di Surabaya Capai 74,68 Persen

Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah menuturkan, Surabaya, Jawa Timur menunjukkan perkembangan seiring kesembuhan pasien dari COVID-19 meningkat.

Berdasarkan data dihimpun per 16 Agustus 2020, salah satu kota yang catatkan angka kesembuhan COVID-19 tertinggi yaitu di Denpasar, Bali. Angka kesembuhan 92,13 persen di Denpasar, Bali.

“Angka kesembuhan Kota Denpasar konsisten dengan angka kasus aktif sedikit, angka kematian termasuk kecil, dan angka kesembuhan sudah mencapai 92 persen. Akan tetapi harus tetap waspada,” ujar Dewi, dalam diskusi COVID-19 dalam angka: Evaluasi 10 Kota Besar di Indonesia

3.Gugus Tugas: Surabaya Kembali Masuk Zona Merah COVID-19

Surabaya, Jawa Timur juga  kembali berstatus zona merah atau berisiko tinggi penularannya dengan setelah sempat zona oranye atau berisiko sedang selama sembilan hari.

Hal itu seperti disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur.

Anggota Gugus Kuratif Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril membenarkan hal tersebut dan telah ditampilkan pada laman Satgas COVID-19 Pusat di http://covid19.go.id/peta-risiko