Kategori
travel

Info Wisata Rute, Harga Tiket, dan Tips Liburan ke Danau Toba

Info Wisata Rute, Harga Tiket, dan Tips Liburan ke Danau Toba

Info Wisata Rute, Harga Tiket, dan Tips Liburan ke Danau Toba -Sumatra Utara kita kenal memiliki keindahan alam yang memesona. Salah satu destinasi favoritnya yakni Danau Toba. Dengan luas sekitar 1.130 kilometer persegi, Danau Toba menjadi salah satu tempat paling terminati para wisatawan.

Jika sedang berkunjung ke Sumatra Utara, Danau Toba harus masuk dalam bucket list penjelajahanmu. Namun sebelum menuju ke sana, ada baiknya kamu simak dulu info wisata Danau Toba berikut ini!

1. Rute perjalanan

Terdapat beberapa rute perjalanan yang bisa kita pilih, tergantung dari mana kamu memulai perjalanan. Berikut pilihan rutenya:

Bandara Kualanamu: melajulah menuju Jalan Lintas Tengah Sumatra untuk menuju ke Tebing Tinggi. Kemudian, lanjutkan perjalanan ke Sarbelawan, Pematangsiantar, Seribudolok, dan Parapat. Sesampainya pada Parapat, Danau Toba sudah berada kanan jalan. Waktu tempuhnya sekitar enam jam perjalanan.

Bandara Silangit: ambil jalur menuju Jalan Raya Muara, lalu ke Jalan Silangit. Dari titik itu, arahkan kendaraan menuju Jalan Dolok Sanggul-Siborong-Borong. Setelah sampai pada Simpang Tele, belok ke kanan dan ikuti jalan hingga ke Jalan Tele-Panguruan. Lama perjalanan sekitar empat jam.

2. Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Melansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home Lokasi: Bukit Barisan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara

Jam operasional: setiap hari, 24 jam

Harga: Rp5.000

3. Berbagai aktivitas menarik pada Danau Toba

Liburan ke Danau Toba jamin tak akan membuatmu bosan. Terdapat berbagai aktivitas seru yang bisa kita lakukan, salah satunya menjelajahi danau menggunakan kayak.

Kamu bisa mendayung jauh menuju perairan danau yang jernih. sana bakal terlihat lebih indah panorama danau yang terkelilingi bukit hijau. Harga sewanya gak terlalu mahal, hanya Rp50 ribu untuk dua orang, sudah termasuk pelampung.Selain itu, kalau suka berkemah, kamu bisa menuju ke Desa Paropo. Mirip Ranu Kumbolo, pinggiran danau ini sangat penuhi anak-anak muda dengan tenda berwarna-warni.

Suasananya begitu nyaman dan menyenangkan, bermalam sambil kelilingi pepohonan bukit bisa jadi pengalaman tak terlupakan. Tidak ada biaya berkemah, kamu tinggal membawa peralatan kemahmu saja.Untuk yang suka mendaki, kamu bisa mendaki Bukit Holbung Pulau Samosir. Sudah aja jalanan setapak yang akan mengantarmu ke puncak bukit.

Sesampainya pada puncak bukit, kamu bisa melihat Danau Toba pada salah satu sisinya. Sementara sisi yang lainnya berupa pemandangan gugusan perbukitan hijau. kita jamin bikin pikiranmu segar kembali, deh.

4. Tips mengunjungi Danau Toba

Sebenarnya, Danau Toba bisa nikmati kapan pun, tapi tergantung dari tujuanmu. Kalau tujuan utama ke sini adalah untuk berlibur, maka datanglah pada bulan September hingga November. Pada bulan-bulan tersebut, ada berbagai festival yang gelar pada sekitar Danau Toba, mulai dari festival kuliner hingga kesenian.

Kalau cuma ingin bersantai dan menikmati keindahan Danau Toba, kamu bisa datang pada Mei hingga September. Pada bulan-bulan ini, kamu bisa menjelajah danau tanpa terganggu oleh hujan, karena sedang musim kemarau. Selain itu, suhu udara paling sejuk terjadi sepanjang bulan Mei.

Kategori
travel

5 Wisata di Kota Malang yang Patut Dikunjungi Para Pecinta Seni

5 Wisata di Kota Malang yang Patut Dikunjungi Para Pecinta Seni

5 Wisata di Kota Malang yang Patut Dikunjungi Para Pecinta Seni – Malang adalah kota sekaligus destinasi pada Jawa Timur yang menjadi favorit wisatawan, selain Surabaya. Baik wisata alam atau taman hiburan bertema, semuanya dapat kamu temukan pada Kota Apel ini.

Bagi kamu yang mengaku pecinta seni, lima wisata pada Kota Malang berikut ini patut untuk terkunjungi. Menjamin bikin kamu betah jalan-jalan!

1. Kampung Warna-warni Jodipan

Pelesiran ke Malang kurang afdol jika tidak mampir ke kampung yang colorful ini, apalagi jika kamu termasuk pecinta seni. Tidak hanya bangunan dengan beragam warna yang jadi pemandangan menyita perhatian saat berkunjung ke sini.

Banyak instalasi unik yang menghiasi langit-langit Kampung Warna-Warni Jodipan ini seperti caping, payung, dan hiasan lainnya. Tidak berhenti ke situ, kampung nan memesona ini juga terhiasi oleh mural. Seni banget, kan?

2. Kampung Wisata Keramik D’inoyo

Padakampung wisata ini, setiap wisatawan yang berkunjung ke tempat ini memberi kesempatan untuk menjajal membuat atau menghias keramik sendiri. Bisa juga membeli keramik cantik dan unik pada sini sebagai buah tangan.

Kampung wisata Keramik D’inoyo terlengkapi pula oleh spot berfoto yang cukup instagramable banget. Bagi kamu yang ngaku pecinta seni, menjamin betah deh berlama-lamaan pada tempat ini!

3. Museum Musik Indonesia

Museum Musik Indonesia wajib banget mengkunjungi oleh kamu wisatawan pecinta seni musik. Melansirkan dari http://162.241.119.31/. Koleksi museum ini berupa CD, kaset pita hingga piringan hitam, dapat kamu jumpai pada museum ini.

Tak hanya berasal dari dalam negeri, koleksi museum ini menjangkau hingga mancanegara juga! Yang tahu mengenai dunia musik, asyik banget berada pada tempat ini. Museum Musik Indonesia juga mengoleksi alat musik tradisional dan modern, yang menambah wawasan kamu mengenai dunia musik.

4. Indonesian Old Cinema Museum

Sebelum ada bioskop dengan kursi nyaman, orang zaman dahulu menyaksikan film dengan bantuan proyektor film layar tancap. Bagi gen Millennial maupun Z yang belum pernah melihat bagaimana bentuknya dari dekat, mesti banget mampir ke Indonesian Old Cinema Museum.

Museum ini bikin pengunjung yang datang bernostalgia dengan dunia perfilman zaman dahulu. Majalah, poster, hingga rol film jadul adalah koleksi unik yang dapat menjumpai pada museum ini.

5. Kampung Budaya Polowijen

Kampung Budaya Polowijen merupakan kampung tematik milik Kota Malang. Banyak atraksi menarik yang tersuguhkan oleh objek wisata ini, mulai dari: membatik, pembuatan topeng, tari topeng dan masih banyak lainnya.

Pada kampung wisata ini, kamu pun dapat membeli oleh-oleh berupa topeng hasil karya masyarakat sekitar yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Kategori
travel

5 Info Seputar Curug Cikaracak Bogor, Air Terjun yang Memacu Adrenalin

5 Info Seputar Curug Cikaracak Bogor, Air Terjun yang Memacu Adrenalin

5 Info Seputar Curug Cikaracak Bogor, Air Terjun yang Memacu Adrenalin – Bogor dapat katakan sebagai surganya wisata alam yang menjadi persinggahan bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya. Suguhan wisata alam yang menyejukan nan asri membuat hati dan pikiran terasa damai. Salah satu destinasi wisata alam pada Bogor yang banyak kunjungi adalah air terjun!

Wisata air terjun pada Bogor itu banyak lho! Pasti kamu membuat bingung jika akan mengunjunginya karena setiap tempat memiliki kekhasan dan keindahannya masing-masing.

1. Berada pada kaki Gunung Gede Pangrango

Curug Cikaracak terletak pada kaki Gunung Gede Pangrango yang secara spesifik terletak pada Dusun Cibeling, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Bogor tentu jarak yang pendek demi menikmati kesegaran air pada kaki gunung ini!

Tiketnyapun cukup murah, kamu hanya perlu menyiapkan uang Rp10 ribu untuk parkiran dan Rp5 ribu tiket masuk per orang! Wow, sangat hemat!

2. Trekking sekitar 2,5 km

Setelah sampai pada Dusun Cibeling, kamu harus trekking sekitar 2,5 km untuk mencapai lokasi. Cukup melelahkan memang sehingga pastikan kondisi kesehatan kamu fit ya!

Ketika trekking, menjamin kamu tidak bakal bosan pada perjalanan karena tersuguhi pemandangan yang ciamik! Kamu akan tersambut oleh hamparan pesawahan yang terapit oleh dua bukit lengkap dengan aliran sungai pada dalamnya. Tak berhenti  situ, trekkingpun berlanjut melewati jalan setapak yang terpenuhi pepohonan rimbun seperti pada hutan rimba sesungguhnya.

Medan yang berupa bebatuan yang cukup licin mengharuskan kamu berhati-hati dalam melangkah. Kamu juga sesekali harus menyebrang sungai lho! Bagaimana? Cukup memacu adrenalin bukan?

3. Tingginya sekitar 40 meter

Saat sampai pada lokasi, kamu akan tersambut gemericik air yang jatuh dari atap tebing dengan sangat deras! Bagian bawah air terjun terpenuhi bebatuan yang besar dan licin jadi berhati-hati ya!

Melansirkan dari http://162.241.119.31/. Air terjun pun membentuk kolam yang menggunakan pengunjung untuk berenang. Selain itu, aliran sungai pada bawah air terjun juga bisa menjadi spot berenang bagi kamu yang ingin merasakan kesegaran air  sana.

4. Tempat yang instagramable!

Bagi kaum muda-mudi, pasti hambar rasanya ketika mengunjungi suatu tempat yang indah tanpa berpose. Yap! Banyak sekali spot untuk kamu yang ingin mengabadikan momen ke sana! Foto sendiri ataupun bersama teman, bagus pokoknya untuk memaerkan pada media sosial pribadimu! Menjamin temen kamu pada ngiri deh!

5. Asyiknya memasak ke curug

Sembari menikmati kesegaran air terjun, tidak ada salah kamu membawa bahan makanan beserta peralatannya agar dapat memasak ke sana. Tentunya, setelah lama bermain air sangat nikmat memakan makanan atau minuman yang hangat. Duh! Nikmatnya! Oh, ya, jangan lupa menjaga kebersihan ya!

Bagi kamu yang tidak membawanya, jangan risau karena ada juga penjual ke sana. Kamu bisa membeli makanan ringan, mie instant, dan kopi ataupun susu yang tersajikan hangat lho!

Kategori
travel

7 Hotel dengan Fasilitas Sepeda, Staycation Jadi Makin Menyenangkan

7 Hotel dengan Fasilitas Sepeda, Staycation Jadi Makin Menyenangkan

7 Hotel dengan Fasilitas Sepeda, Staycation Jadi Makin Menyenangkan – Mengisi liburan dengan berolahraga menjadi salah satu cara yang menyenangkan. Salah satunya dengan bersepeda bersama teman-teman atau keluarga.

Jika kamu ingin staycation sekaligus gowes santai, ada beberapa hotel yang menyediakan fasilitas sepeda, lho. Kamu bisa memanfaatkan fasilitas ini secara gratis.

1. Grand Zuri BSD City

Hotel dengan nuansa kayu dan cokelat ini bisa jadi alternatif saat liburan ke kawasan BSD Serpong. Hotel ini memiliki 11 lantai dengan fasilitas yang lengkap, termasuk sepeda. Kamu bisa berkeliling dengan sepeda menikmati suasana jalanan BSD yang tertata rapi dan bersih.

Lokasi: Jalan Pahlawan Seribu Kavling Ocean Walk Blok CBD, Lot. 6 BSD City, Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Harga: Rp664 ribuan per malam

2. Mercure Serpong Alam Sutera

Lokasinya yang strategis membuat hotel ini bisa jadi alternatif untuk staycation pada kawasan Serpong.

Sehingga, Hotel yang berada pada seberang mall Living World ini menyediakan penyewaan sepeda. Juga area parkir yang luas, bar, kolam renang, pusat bisnis, pusat kebugaran, dan fasilitas pendukung lainnya.

Lokasi: Jalan Alam Sutera Boulevard Kav.23, Pakulonan, Serpong Sub-D’istrict, Kota Tangerang, Banten.

Harga: Rp847 ribuan per malam

3. R Hotel Rancamaya

Hotel ini berdiri pada lahan seluas 700 hektare. Memiliki resor golf kelas atas dengan beberapa kamar yang menghadap ke pegunungan.

terlansir dari laman http://162.241.119.31/. Selain menyediakan berbagai fasilitas yang ekslusif, hotel ini juga memiliki sejumlah sepeda yang bisa kamu pinjam secara gratis.

Lokasi: Jalan Rancamaya Utama, Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor, Jawa Barat.

Harga: Rp1,2 jutaan per malam

4. Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah

Hotel yang berada pada area komersial ini memiliki sejumlah kamar dengan balkon menghadap pemandangan kota. Panoramanya makin indah saat malam hari.

Fasilitasnya lengkap, mulai dari kolam renang, pusat kebugaran, restoran, area bermain. Juga Ruang pertemuan, rooftop lounge, hingga sepeda yang bisa kamu pinjam secara gratis.

Lokasi: Jalan Harapan Indah Boulevard Nomor 10-12, Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat.

Harga: Rp648 ribuan per malam

5. Harris Hotel Sentul City

Hotel berkonsep modern ini memiliki beberapa kamar dengan akses langsung ke kolam renang. Memiliki sejumlah fasilitas pendukung yang lengkap, termasuk sepeda yang bisa kamu gunakan secara gratis.

Lokasi: Sentul SICC Complex, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1, Citaringgul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Harga: Rp690 ribu per malam

6. Trizara Resorts

Resor yang berdiri pada taman seluas tiga hektare ini berada pada atas bukit. Gak heran kalau resor unik ini terkelilingi pemandangan cantik dengan udara yang sejuk. Menariknya, resor ini memiliki kamar tidur dengan tenda.

Terdapat pula restoran terbuka, area paintball, area memanah. Sehingga, peminjaman sepeda secara gratis. Kamu bisa menggunakan sepeda untuk menikmati lingkungan resor yang asri.

Lokasi: Jalan Pasir Wangi, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Harga: Rp990 ribuan per malam

7. Hotel NEO + Green Savana

Jadi, Hotel modern yang berdiri pada lahan hijau ini menyediakan sejumlah kamar dengan nuansa hangat.

Juga hotel ini juga terkelilingi tanaman hijau yang membuat suasananya semakin asri dan sejuk. Jika, kalian bisa jalan-jalan dengan sepeda yang tersediakan sambil menikmati sejuknya angin pada kawasan Sentul City ini.

Lokasi: Komplek Taman Budaya Sentul City, Jalan Siliwangi Nomor 1, Sumur Batu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Harga: Rp1 jutaan per malam

Kategori
travel

5 Pulau di Indonesia yang Dikenal Berhantu, Kamu Berani Datang?

5 Pulau di Indonesia yang Dikenal Berhantu, Kamu Berani Datang?

5 Pulau di Indonesia yang Dikenal Berhantu, Kamu Berani Datang? – Saat mendengar kata wisata pulau, yang ada pada benak kita seringkali bayangan pesisir dengan pepohonan kelapa yang eksotis, benar gak? Indonesia sendiri memiliki banyak wisata kepulauan yang menarik untuk menjelajahi.

Namun, pada balik keindahan dan eksotismenya, beberapa pada antaranya menyimpan cerita horor dan seram. Bikin bulu kuduk merinding, berikut beberapa pulau yang meyakini paling berhantu pada Indonesia.

1. Pulau Galang

Pulau yang terletak pada Kepulauan Riau ini memiliki sejarah kelam. Pada 1976-1996, Pulau Galang menjadi tempat mengungsi ribuan tentara Vietnam yang meninggalkan negeranya setelah tragedi Perang Vietnam.

Terlansir dari http://162.241.119.31/.Mereka yang tak lolos melanjutkan perjalanan ke Australia dan Amerika Serikat, terrampok dan terbunuh dengan keji. Ada pula yang memutuskan untuk bunuh d’iri pada pulau tersebut.

Hal itulah yang membuat pulau ini terselimuti aura angker. Banyak pelaut yang mengaku melihat pulau ini sangat gelap dari kejauhan. Bahkan, seringkali terlihat penampakan tentara pada pinggir pantai yang melambaikan tangan ke kapal.

2. Pulau Kelor

Pulau Kelor masih berada dalam gugusan Kepulauan Seribu yang jadi wilayah administratif DKI Jakarta. Luasnya hanya 28 hektare, pulau ini memiliki Benteng Martello yang merupakan peninggalan VOC untuk berperang dengan Portugis pada abad ke-17.

Benteng dan pulau tersebut hancur pada 1883, karena letusan dahsyat Gunung Krakatau. Hal tersebut membuat hampir seluruh tentara saat  meninggal dunia.

Kini, banyak orang yang menganggap Pulau Kelor sangat angker. Seringkali terdengar suara tentara berbaris dengan hentakan kaki pada sekitar bekas Benteng Martello berdiri.

3. Pulau Kembang

Keberadaan Pulau Kembang pada Sungai Barito, Kalimantan Selatan, cukup misterius. Apalagi kini pulau tersebut menjadi habitat monyet ekor panjang, bahkan pengunjung kerap melihat sesosok bekantan juga.

Masyarakat Banjar percaya bahwa Pulau Kembang terbentuk akibat tenggelamnya kapal perang Belanda. Monyet dan bekantan  sana menganggap sebagai prajurit penjajah yang terkutuk penunggu pulau tersebut.

4. Pulau Tidung Kecil

Kisah seram Pulau Tidung berawal dari penamaannya. Nama pulau kecil pada Kepulauan Seribu ini berasal dari kisah seorang raja dari Suku Tidung, Kalimantan Timur, yakni Raja Pandita. Ia terasingkan Belanda saat masa penjajahan.

Setelah menjadi penduduk pertama, datanglah tetua yang terkenal dengan gelar Panglima Hitam ke Pulau Tidung. Mereka berdua menghabiskan hidupnya dan termakamkan pada Pulau Tidung Kecil.

Konon, kedua tokoh tersebut kerap terlihat pada sekitar pesisir Pulau Tidung Kecil. Padahal, pulau ini tak berpenghuni, sepi, dan terlihat gelap.

5. Pulau Nusa Barong

Keindahan Pulau Nusa Barong memang sangat memikat, meski jumlah penduduknya tak banyak. Pulau kecil ini terletak pada sebelah selatan Pulau Jawa, tepatnya pada Jember, Jawa Timur. Pada balik keindahannya, terdapat cerita horor yang menyeramkan.

Sehingga dulu, Pulau Nusa Barong sempat ramai penduduk. Sebelum terserang Belanda saat masa penjajahan. Jika warga sekitar meyakini bahwa pulau ini terhuni seekor ular raksasa dan kerap menjadikan lokasi bagi mereka yang ingin belajar ilmu hitam.

Kategori
travel

Jangan Asal Pegang, Ini 6 Tips Belanja Aman di Pasar Tradisional

Jangan Asal Pegang, Ini 6 Tips Belanja Aman di Pasar Tradisional

Jangan Asal Pegang, Ini 6 Tips Belanja Aman di Pasar Tradisional – Salah satu tempat yang rawan penularan virus corona adalah pasar tradisional. Pasar sangat ramai hingga tak heran beberapa pasar sempat tertutup karena banyak yang tertular virus.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sebenarnya menyatakan virus corona pada umumnya menyebar dari orang ke orang, bukan dari pangan.

1.Susun daftar belanja sebelum berangkat ke pasar

Sebelum pergi ke pasar, sebaiknya membuat daftar barang apa saja yang ingin kamu beli. Ini membantu agar kamu tidak kebingungan dan terlalu lama berada pada pasar. Waktumu juga akan lebih efektif dan efisien. Terlansir dari http://162.241.119.31/.

2. Hindari menyentuh hewan hidup

Hewan yang masih hidup seperti unggas biasanya mudah mentemukan ke pasar tradisional. Untuk sementara waktu, sebaiknya hindarilah menyentuh hewan yang masih hidup, kecuali kamu benar-benar ingin membelinya.

3. Hindari membeli hewan liar

Beberapa pasar tradisional ada yang menjual hewan liar yang tak lazim. Untuk sementara waktu, kamu bisa menghindarinya agar tetap aman dari penularan virus corona.

4. Bawalah hand sanitizer

Selalu siapkan hand sanitizer dan letakkan pada tempat yang mudah terjangkau baik pada tas atau saku. Kamu bisa membersihkan tanganmu dengan menyemprotkan hand sanitizer secukupnya. Bersihkan tanganmu setelah memegang uang, bahan pangan, atau benda-benda lainnya.

5. Sentuh barang yang memang hendak membeli

Sesuai dengan poin nomor dua, sebaiknya hanya sentuh barang-barang yang memang benar-benar ingin kamu beli. Hal ini membantu tanganmu tetap bersih dan kamu tidak perlu sering-sering menyemprotkan hand sanitizer.

6. Selalu menerapkan 3M

Last but not least, selalu terapkan 3M, yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala, serta menjaga jarak minimal 1,5 meter. Protokol kesehatan 3M ampuh untuk memutus rantai penularan virus corona.

Itulah beberapa kiat berbelanja ke pasar tradisional pada masa pademik. Kenakan masker, terapkan 3M dan tetap waspada selama berbelanja dan segera bersihkan d’iri sesampainya ke rumah agar d’irimu dan keluarga terhindar dari penularan virus corona atau COVID-19.

Kategori
travel

5 Tempat Angker di Cirebon dengan Kisah Mistisnya, Pernah ke Sini?

5 Tempat Angker di Cirebon dengan Kisah Mistisnya, Pernah ke Sini?

5 Tempat Angker di Cirebon dengan Kisah Mistisnya, Pernah ke Sini? – Cirebon merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang terkenal dengan jalur Pantura (Pantai Utara), yakni jalur yang menghubungkan Jakarta, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya.

Gak cuma itu, Cirebon juga memiliki beberapa tempat wisata menarik, lho. Termasuk tempat-tempat yang dikenal horor juga ada  sini.
Bahkan ada salah satu tempat kenal dengan mitos terhuni siluman buaya putih. Berikut beberapa tempat yang kenal angker lainnya pada Cirebon.

1. Stasiun Kaliwedi

Stasiun ini sudah berhenti beroperasi sejak 2007, sehingga membuat tempat ini penuh dengan kisah mistis dan tampak menyeramkan. Lokasinya yang jauh dari pemukiman warga ini terkenal dengan kisah kentrung budeg, karena tak memiliki sistem suara kedatangan kereta.

Akibatnya orang yang melintas tidak tahu kapan kereta akan datang, sehingga memakan banyak korban. Hingga kini, Stasiun Kaliwedi identik dengan kisah hantu dan penampakan yang muncul pada rel kereta. Stasiun ini berlokasi pada Desa Kaliwedi Lor, Kaliwedi, Kota Cirebon, Jawa Barat.

2. Gua Sunyaragi

Tempat ini memiliki kisah yang cukup kelam. Gua ini pernah runtuh saat perang, kemudian memperbaiki pada 1852.

Namun, saat proses renovasi, dua orang arsitek terbunuh karena masalah bangunan. Beredar kabar tentang arwah arsitek yang mengganggu pengunjung saat malam hari.

Selain itu, gua ini juga digunakan sebagai tempat tari topeng Cirebon yang mistis. Sebab, para penari perlu dirasuki Nyi Mas Gandasari saat melakukan pertunjukan. Lokasi gua berada di Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat lansirkan dari http://162.241.119.31/ 

3. Sungai Kriyan

Sungai Kriyan menyimpan kisah misteri yang sempat menggegerkan warga Cirebon. Seperti maraknya orang hilang hingga penemuan mayat ke sungai.

Sungai ini juga kenal dengan mitos siluman buaya putih. Kabarnya buaya putih tersebut merupakan kutukan seorang anak Sultan I Syamsuddin Martawijaya.

Bahkan buaya tersebut kerap muncul pada hadapan warga sekitar. Sungai ini berlokasi pada Kampung Mandalangan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat.

4. Penginapan Beringin

Jika sedang melintas pada Jalan Tuparev, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, kamu akan melihat bangunan tua seperti rumah yang menyeramkan. Kesan angker sangat melekat pada rumah bekas Penginapan Beringin ini.

Namun, semakin lama hotel ini kalah bersaing dengan kemunculan hotel-hotel baru. Hingga akhirnya bangkrut dan harus tutup. Kabarnya bangunan ini menjadi rumah bagi banyak makhluk gaib.

5. Gedung Negara Karesidenan Cirebon

Gedung yang membangun orang Belanda pada 1865 ini berlokasi pada Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Tempat ini memiliki nilai sejarah tinggi, bahkan tokoh-tokoh penting seperti Soekarno kerap menginap pada gedung ini.

Namun, hawa mistis kerap menyelimuti gedung ini. Saat tengah malam, banyak suara berisik terdengar dari sini, seperti anak-anak yang sedang bermain hingga suara-suara misterius yang bikin bulu kuduk merinding.

Kategori
travel

Lagi Viral, Ini Tips dan Tarif Berkunjung ke South Shore Gunungkidul

Lagi Viral, Ini Tips dan Tarif Berkunjung ke South Shore Gunungkidul

Lagi Viral, Ini Tips dan Tarif Berkunjung ke South Shore Gunungkidul – Ada tempat wisata baru yang tengah nge-hits pada Kabupaten Gunungkidul. Beach cafe bernama South Shore ini menawarkan konsep layaknya kafe pada Pulau Dewata, dengan pemandangan khas Pantai Selatan. Letaknya berada pada antara pantai Sadranan dan pantai Ngandong.

Lokasi yang instagramable dengan infinity pool, tentu bikin orang penasaran untuk menyambangi South Shore yang telah buka sejak September 2020 lalu ini. Mari, simak beberapa tips sekaligus tarifnya jika kamu ingin berkunjung ke sini pada akhir pekan!

1. Wajib reservasi sebelum datang

Launching pada masa pandemi COVID-19, membuat manajemen South Shore menerapkan peraturan reservasi via WhatsApp kepada pengunjung yang ingin datang ke kafe ini. Kalau kamu nekat datang tanpa booking terlebih dulu, siap-siap saja untuk tertolak masuk!

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/.Kafe ini beroperasi dari hari Selasa sampai Minggu dan terbagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 12.00-15.00 WIB dan pukul 16.00-19.00 WIB. Setiap sesi cuma menerima maksimal 60 orang pengunjung.

2. Terdapat dua jenis paket kunjungan

Karena beach cafe ini menawarkan lokasi nongkrong yang premium, maka ada biaya paket yang mesti kamu bayar, nih. Paket pertama sebesar Rp100 ribu per orang, yaitu terdiri dari tiket masuk seharga Rp30 ribu dan paket makan senilai Rp70 ribu.

Sedangkan paket kedua sebesar Rp200 ribu per orang mencakup akses infinity pool, tiket masuk seharga Rp30 ribu, dan paket makan senilai Rp100 ribu. Kedua jenis paket kunjungan tersebut sudah include biaya parkir kendaraan, d’irect access ke pantai, dan kamar mandi, ya.

Sayangnya, buat kamu yang pengin membawa kamera profesional seperti DSLR dan mirrorless, juga drone, bakal terkenakan biaya tambahan mulai dari Rp100 ribu tergantung jenis peralatan yang kamu bawa. Wah, siap-siap budget agak banyak, nih!

3. Aktivitas seru yang bisa kamu lakukan pada South Shore

Dari lokasinya yang punya view laut lepas, tentu saja foto-foto untuk konten pada media sosial menjadi agenda utama yang gak boleh terlewatkan saat ke South Shore Jogja. Untuk mendapat suasana yang keren, berkunjung pada sesi sunset lebih merekomendasikan karena nuansanya memang juara banget!

Bagi kamu yang memilih paket kunjungan infinity pool, menyarankan memakai kostum yang sopan karena posisi kolam benar-benar berada pada tengah kafe. Terlihat dari letaknya, infinity pool ini sepertinya lebih cocok untuk spot berswafoto membanding spot berenang karena areanya gak begitu luas.

4. Beberapa tips sebelum berkunjung ke South Shore

Karena South Shore berkonsep outdoor cafe, kamu yang berniat ke sini mesti bersiap dengan embusan angin yang cukup kencang. Soalnya, tempat ini bersisian langsung dengan laut lepas. Gak jarang payung-payung kafe yang menaungi meja kursi pengunjung juga ikut terhempas.

Terlebih saat sudah memasuki musim hujan seperti sekarang. Kamu perlu bersiap pula jika sewaktu-waktu turun hujan karena tempat meneduh pada area kafe cukup minim. Mengecek prakiraan cuaca sebelum ke South Shore dan membawa payung lipat adalah pilihan tepat.

Jangan lupa membawa sunscreen atau sunblock, terutama bagi kamu yang datang saat sesi lunch. Kamu bisa nongkrong dengan nyaman tanpa khawatir kulitmu terbakar.

5. Menuju South Shore Gunungkidul

Berkunjung ke South Shore memang lebih nyaman naik kendaraan pribadi. Dari pusat kota Yogyakarta, kamu akan menempuh perjalanan kurang lebih dua jam. Tenang, buat kamu yang gak paham rute jalan, titik South Shore sudah tertulis jelas pada aplikasi peta.

Area parkir kafe terbilang luas. Dari tempat parkir kendaraan, kamu bakal tersambut pegawai yang menanyakan apakah kamu sudah reservasi atau belum. Setelahnya, ada beberapa anak tangga menuju spot utama South Shore yang bertulisan kalimat “selamat datang” dalam beragam jenis bahasa. Keren deh pokoknya!

Sejak resmi telah buka untuk umum, sesi sunset memang menjadi favorit pengunjung yang penasaran dengan South Shore. Namun, kalau gak kebagian sesi sunset, gak masalah kamu datang saat sesi lunch. Pasca puas menikmati South Shore, kamu bisa langsung melipir ke salah satu pantai cantik pada dekat kafe untuk menikmati matahari terbenam.

Kategori
travel

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga – Bali adalah salah satu tujuan wisata populer kalau #IndonesiaAja, terutama bagi keluarga. Selama ini kebanyakan keluarga kalau berwisata ke Bali selalu mengejar pantainya saja. Padahal nih banyak wisata selain pantai yang cocok untuk kunjungi kalau ke Bali lho.

Dari mulai pemandian air panas hingga taman hewan, ini nih rekomendasi wisata yang ramah keluarga selain pantai pada Bali.

1. Toya Devasya

Mau berendam air hangat atau panas dengan pemandangan alam indah ala onsen? Gak perlu ke jauh-jauh ke Jepang, #IndonesiaAja ada lho. Tepatnya pada sekitar Danau Batur, Kintamani, Bali.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Ya, pemandian air hangat dengan pemandangan bukit dan danau indah ini bernama Toya Devasya. Gak cuma menawarkan berendam air hangat dengan pemandangan Danau Batur yang indah. Toya Devasya juga menawarkan area kolam renang lengkap dengan atraksi seluncuran.

Bagi yang gak suka berendam dan berenang, bisa juga lho duduk pada cafe dan mencoba aktivitas lainnya bareng keluarga seperti naik jet ski pada danau. Seru kan?

2. Bali Bird Park

Kalau pengin liburan bareng keluarga sembari mengenal berbagai macam jenis burung, maka gak boleh ngelewatin untuk mampir ke Bali Bird Park yang terletak pada Jl. Serma Cok Ngurah Gambir Singapadu, Batubulan, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Pada kawasan seluas 2000 meter persegi ini kamu dan keluarga bisa menikmati bercengkerama dengan ribuan burung dari seluruh dunia terutama burung-burung pandemik pada Indonesia. Anak, ponakan, maupun sepupu pada bawah umur pasti seneng banget deh mengajak ke wisata ini.

3. Bali Zoo

Gak jauh dari kawasan Bali Bird Park ada Bali Zoo yang gak kalah cocok terkunjungi bareng sama keluarga besar. Pada kawasan ini kamu bakal memanjain sama yang namanya pemandangan hijau dan juga sejuknya udara.

Banyak atraksi yang bisa kamu nikmati bareng keluarga kalau mengunjungi Bali Zoo ini seperti Breakfast with Orangutan, Night at The Zoo dan masih banyak lainnya.

4. Monkey Forest Sanctuary Ubud

Gak ada salahnya kamu ajak keluarga ke lokasi wisata ini. Terletak pada Ubud, Monkey Forest Sanctuary adalah tempat berkumpulnya dan habitat alami monyet ekor panjang. Kesini kamu akan terajak seakan-akan masuk ke sebuah hutan hijau dengan ribuan monyet ekor panjang.

Namun hati-hati ya kala mengunjungi lokasi wisata ini. Pastikan kamu gak bawa makanan yang banyak dan jaga selalu barang bawaan, karena monyet-monyetnya kadang suka tiba-tiba mengambil barang bawaan pengunjung jikalau terlalu mencolok.

5. Danau Beratan

Kalau kamu ke daerah Bedugul, jangan lupa mengunjungi Danau Beratan ya guys. Danau ini sungguh indah karena terdapat pura bernama Ulun Danu Beratan. Nah, pura tersebut terletak pada tengah danau. Jadi letaknya seperti mengapung.

Selain ada pura, pada danau ini ada atraksi lainnya yang bisa kamu coba. Salah satunya naik speed boat kelilingi danau. Keren kan?

Gimana, udah ada gambaran belum mau wisata keluarga ke mana kalau ke Bali selain pantai? Kalau kamu berniat liburan bareng keluarga ke Bali, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan taati protokol kesehatan. Baik jika berkendara dengan transportasi umum atau pribadi.

Kategori
travel

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu!

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu!

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu! – Indonesia memiliki banyak kota yang selalu ramai wisatawan, salah satunya adalah Bandung. Kota yang kenal sebagai gudangnya kuliner nikmat ini terpenuhi beragam destinasi wisata yang menawan, lho. Bahkan, banyak pula yang sangat ramah keluarga.

Maka dari itu, Kota Kembang selalu jadi destinasi wisata paling populer untuk liburan #IndonesiaAja. Banyak tempat wisata Instagramable yang cocok kamu datangi bareng keluarga.

Menjamin bikin betah berlama-lama, berikut beberapa rekomendasi tempat wisata kota Bandung yang wajib kamu datangi bersama keluarga. Indah dan berkesan banget, deh!

1. Glamping Lakeside Rancabali

Tempat wisata yang berada pada Ciwidey ini sangat cocok buatmu yang ingin keluar dari hiruk pikuk kota. Alamnya indah, kamu dan keluarga bisa sekalian berkemah ke sini. Ada beberapa glamping yang bisa menyewakan  dengan pemandangan Situ Patenggang.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Tak hanya glamping, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas seru ke sini. Mulai dari menjelajah danau dengan perahu, piknik pada pinggiran danau, sampai bermain seluncuran pada Golesat Circuit. Jangan lupa untuk berfoto ke Teras Bintang, ya!

Lokasi: Jalan Raya Ciwidey – Patengan KM 39, Situ Patenggang, Kecamatan Rancabali, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari, 24 jam

Harga: Rp15 ribu

2. Perkebunan Teh Malabar

Jika kamu dan sekeluarga lebih suka ke tempat yang damai, maka perkebunan teh ini adalah solusinya. Perkebunan Teh Malabar berada pada ketinggian 1.550 meter ke atas permukaan laut, sehingga udaranya terjamin sejuk banget.

Hamparan kebun tehnya terlihat rapi dan memanjakan mata. Maka spesialnya lagi, anak-anak bisa melihat proses produksi teh dari awal, lho. Mulai dari pemetikan daun sampai pengeringannya, semua bakal menjelaskan dengan detail, deh.

Lokasi: Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00

Harga: gratis

3. Farmhouse Lembang

Farmhouse Lembang sudah buka sejak 2015 dan sejak saat itu tak pernah sepi pengunjung. Gak cuma menawarkan wisata estetik dengan udara sejuk, kamu bisa menemukan beragam spot foto yang menawan. Salah satunya adalah Rumah Hobbit yang unik.

Selain itu, hampir seluruh bangunan yang dalam tempat wisata ini terdesain seperti arsitektur Eropa. Ada pula persewaan kostum dengan gaya khas Eropa, sesi fotomu terjamin makin seru, deh.

Jika ingin yang lebih interaktif, ajaklah anak-anak bercengkerama dengan kuda, kelinci, iguana, burung, domba, hingga landak. Kamu bisa memberikan mereka makanan, asyik banget, kan?

Lokasi: Jalan Raya Lembang Nomor 10, Lembang, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 09.00-21.00

Harga: Rp25 ribu

4. Kebun Bunga Begonia

Pengen melihat keindahan bunga warna-warni kota Bandung? Datanglah ke Taman Bunga Begonia. Taman ini sangat menarik perhatian berkat hamparan bunganya yang indah dan memanjakan mata.

Namun jika mengajak anak-anak, mereka bisa mendapatkan edukasi dari beragam jenis bunga ke sini, lho. Mulai dari proses penanaman, penyiraman, hingga pelestariannya, lengkap banget, deh. Sehingga pastikan kamu menggunakan pakaian yang cukup tebal, karena hawanya d’ingin.

Lokasi: Jalan Maribaya Nomor 120A, Lembang, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00

Harga: Rp15 ribu

5. Dusun Bambu

Dengan dikelilingi pepohonan hijau yang asri, Dusun Bambu bakal membuatmu terkesima. Namun tempat ini bukan hanya sekadar lokasi wisata. Sehingga kamu dan keluarga juga bisa menginap ke saung bambu yang berada pada atas danau.

Terdapat tiga area kuliner yang siap memanjakan lidahmu. Beragam makanan khas Sunda bisa kamu temukan dengan mudah. Kalau sudah kenyang, sempatkan untuk menjelajah danau dengan perahu, ya!

Lokasi: Jalan Kolonel Masturi KM 11, Lembang, Bantung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-21.00

Harga: Rp25 ribu