Kategori
BUSSINESSS

Survei Penggunaan Aplikasi Keuangan Naik 8,9 Persen Selama Pandemik

Survei Penggunaan Aplikasi Keuangan Naik 8,9 Persen Selama Pandemik

Survei Penggunaan Aplikasi Keuangan Naik 8,9 Persen Selama Pandemik – Adjust, platform pemasaran aplikasi global dan Apptopia, penyedia informasi aplikasi meluncurkan Laporan Keuangan Seluler 2020.  Dari survei menunjukkan jumlah sesi dan instalasi aplikasi pada kategori keuangan meningkat signifikan pada 2020. Waktu yang terhabiskan pengguna untuk menggunakan aplikasi tersebut juga turut meningkat pada tingkat global.

Pada paruh pertama 2019, pengguna rata-rata menghabiskan 7,7 menit per sesi dalam aplikasi. Kemudian, pada 2020 jumlah tersebut meningkat menjadi 8,35 menit, yakni meningkat sebesar 8,9 persen.

1. Penggunaan fintech meningkat pesat saat lockdown terberlakukan

Data Adjust menyebutkan peningkatan paling signifikan dari segi waktu yang terhabiskan. Untuk menggunakan aplikasi pada sektor fintech terjadi pada Q2 2020. Saat lockdown mulai berlakukan pada seluruh dunia. Terlansirkan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/

Dari negara-negara yang teranalisis dalam laporan ini, Argentina berhasil meraih pertumbuhan paling tinggi. Dari segi waktu yang telah habiskan untuk menggunakan aplikasi dari tahun-ke-tahun —meningkat 72 persen. Terikuti Ukraina 62 persen, Rusia dan Brasil yang meningkat 50 persen, dan Jepang 21 persen.

Negara-negara dengan industri perbankan yang lebih mapan memiliki user yang menggunakan aplikasi dalam waktu yang tidak lama. Sebab, mereka bisa menggunakan fungsi perbankan melalui layar desktop atau pada kantor cabang terdekat. Aplikasi yang menargetkan unbanked user cenderung menawarkan pendekatan yang lebih mendidik, yang membuat user menggunakan aplikasi dengan lebih lama.

“Inklusi keuangan dan finansial literasi merupakan isu yang cukup besar, terutama untuk masyarakat yang tinggal pada kota-kota kecil dan pedesaan,” ungkap Vicky Saputra, CEO of Indonesian fintech Netzme.

2. Sektor perbankan di negara berkembang akan meningkat pesat

Jepang memimpin dari segi jumlah unduhan aplikasi perbankan pada antara negara-negara yang teranalisis dalam laporan ini, tetapi juga merupakan outlier. Tingkat instalasi pada berbagai negara maju lainnya justru menurun dalam 12 bulan terakhir, menurut data Apptopia.

“Walau pun tren ekonomi umum menyebutkan ini merupakan masa sulit bagi banyak aplikasi perbankan utama pada negara maju, pasar negara berkembang masih menyediakan peluang bagi aplikasi keuangan internasional untuk terus bertumbuh,” kata Adam Blacker, VP of Insights Apptopia. “Sektor perbankan bertumbuh paling pesat pada negara-negara seperti Turki, Ukraina, dan Brasil,” lanjutnya.

3. Biaya akuisisi aplikasi perbankan dan pembayaran menurun drastis

Bersamaan dengan perubahan ekonomi dan sosial akibat pandemik COVID-19, biaya akuisisi untuk aplikasi perbankan dan aplikasi pembayaran telah menurun drastis. Sejak Februari, eCPI (Biaya Efektif per Instalasi) menurun 77 persen pada Mei, biaya akuisisi pengguna untuk aplikasi perbankan hanya sepersekian dari biaya akuisisi pengguna pada awal tahun.

Sebagai informasi, laporan keuangan seluler global memanfaatkan data internal dari Adjust dan Apptopia selama 1 Januari 2020 hingga 30 Juni 2020, membandingkannya dengan data untuk periode yang sama pada 2019.

Laporan ini menganalisis lebih dari 270 aplikasi keuangan—termasuk sub-kategori perbankan, pembayaran dan investasi—pada Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, Turki, Brasil, Jerman, Inggris, Jepang, dan Argentina.

Laporan tersebut fokus pada pertumbuhan tingkat instalasi dan jumlah sesi, berapa banyak waktu yang menghabiskan pengguna untuk menggunakan aplikasi, dan tingkat retensi untuk kategori ini.

Kategori
travel

Sedih, Ini 4 Wisata di Dunia yang Hilang dalam Lima Tahun Terakhir!

Sedih, Ini 4 Wisata di Dunia yang Hilang dalam Lima Tahun Terakhir!

Sedih, Ini 4 Wisata di Dunia yang Hilang dalam Lima Tahun Terakhir! – Bukan rahasia lagi kalau setiap tahun jumlah pariwisata pada dunia semakin bertambah, karena selalu muncul yang baru. Jenis wisata yang mentawarkan pun sangat beragam, sehingga pengunjung tak akan merasa bosan.

Namun, tahukah kamu kalau beberapa wisata populer pada dunia hancur dalam beberapa tahun terakhir?

Dalam lima tahun terakhir, ada beberapa destinasi wisata andalan dunia yang hancur karena berbagai sebab.

1. Notre-Dame de Paris, Prancis

Terpandang sebagai salah satu contoh arsitektur bergaya gotik terbaik pada dunia, Notre-Dame de Paris pada Prancis harus tutup sementara. Hal itu disebabkan kebakaran yang terjadi pada April 2019. Padahal, katedral Katolik ini jadi jujugan andalan saat ke Paris. Terlansir dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/

Menurut polisi setempat, api yang membakar habis bagian atas hingga tengah Notre-Dame de Paris ini berasal dari konstruksi. Selama delapan abad, tempat ini padafungsikan sebagai pusat agama, budaya, dan pendidikan yang menginspirasi masyarakat dunia.

2. Legzira Beach, Maroko

Pantai indah ini sempat jadi salah satu landmark paling menyanjung padaMaroko. Sepasang gapura melengkung dari bebatuan cokelat ini jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. Namun, gapura alam tersebut runtuh pada September 2016.

Pengunjung yang datang mengaku sudah sering melihat retakan dan bebatuan berjatuhan dari lengkungan tersebut. Banyak yang menganggap hal itu tersebabkan karena erosi, sehingga cepat atau lambat pasti akan runtuh.

3. Temple of Bel, Suriah

Terletak pada Tadmur, Suriah, kuil ini merupakan reruntuhan bangunan dengan banyak pilar. Suasananya yang gersang menambah kesan kuno yang estetik. Sayangnya, kuil utama Temple of Bel terhancurkan pada 2015 karena perang.

Padahal, kuil tersebut sudah masuk ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Kini, yang tersisa dari kuil tersebut hanyalah sepasang tiang yang berdiri rapuh pada tengah reruntuhan.

4. Joshua Tree National Park, Amerika Serikat

Taman nasional pada California, Amerika Serikat, ini menawarkan ekosistem gurun dengan geologi yang unik. Berbagai macam tanaman dengan bentuk tak biasa tumbuh subur ke sini.

Gak heran kalau itulah yang menjadi daya tarik utama taman nasional ini ramai. Salah satu tanaman paling tersohor adalah pohon joshua yang berasal dari Gurun Mojave.

Sayangnya, banyak kasus penebangan dan kebakaran membuat populasinya berkurang. Sedihnya lagi, tanaman tersebut membutuhkan waktu 200-300 tahun untuk pulih.

Kategori
Uncategorized

Travel Corridor RI-Singapura Ditargetkan Rampung September 2020

Travel Corridor RI-Singapura Ditargetkan Rampung September 2020

Travel Corridor RI-Singapura Ditargetkan Rampung September 2020 – Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengatakan, kebijakan travel corridor antara RI dan Singapura mentargetkan rampung pada September 2020.

Bila sudah tersepakati, kata ia, maka warga negara Indonesia dan warga Negeri Singa bisa saling berkunjung pada tengah pandemik, dengan penggunaan visa tertentu.

Pria yang akrab tersapa Tomi itu menjelaskan, bila travel corridor tersetujui, maka kunjungan terbatas yang mendahulukan untuk kepentingan bisnis dan d’inas.

“Ini kalau selesai bulan ini, maka ini akan menjadi TCA (Travel Corridor Arrangement) yang keempat, yang termiliki oleh Indonesia dengan negara-negara lain,” ungkap Tomi, Selasa (29/9/2020).

Tomi menjelaskan kebijakan travel corridor membutuhkan untuk mengakomodasi pertemuan beberapa menteri Singapura yang akan berkunjung ke Indonesia pada Oktober mendatang. Pertemuan tersebut adalah rangkaian dari kunjungan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada November mendatang. Ini adalah pertemuan yang menamakan “Leader’s Retreat.”

“Pertemuan menteri itu sifatnya working group dan akan terpimpin oleh Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Perekonomian) pada Jakarta,” ujar ia.

Tomi mengatakan ada enam kelompok kerja yang sudah tersepakati dan akan membahas, antara lain investasi, pariwisata, tenaga kerja. Lalu, apa saja kualifikasi yang harus terpenuhi kedua negara, sehingga kebijakan travel corridor bisa trealisasi?

1. Travel corridor antara lain mengatur titik masuk dan prosedur keberangkatan

Tomi mengatakan Singapura menyambut baik proposal tawaran travel corridor dari Indonesia. Dalam proposal itu tertera kualifikasi dan keinginan masing-masing negara, termasuk pintu masuk dan prosedur keberangkatan.

Melansikan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/ . “Jadi, kalau bisa pintu masuk dan keluarnya tidak terlalu banyak. Apakah itu hanya melalui jalur laut dan udara saja,” kata ia.

Pintu masuk dari jalur laut pada Indonesia, ujar Tomi, hanya ada pada Batam. Sedangkan, untuk transportasi udara hanya bisa masuk dari Bandara Soekarno-Hatta dan Changi.

Mantan bos Metro TV itu juga menegaskan yang menginginkan travel corridor bukan hanya Indonesia. Singapura juga memerlukannya. Sebab, kata Tomi, ada banyak pebisnis ke Indonesia dan Singapura yang membutuhkan akses untuk lalu-lalang lebih mudah.

Tomi menyebut bila dalam praktiknya untuk perjalanan bisnis dan d’inas berhasil metunjukkan tidak ada kasus baru COVID-19, maka tak menutup kemungkinan akan memperluas bagi visa lainnya.

2. Singapura dan Indonesia menerapkan kualifikasi sebelum berangkat, maka harus jalani tes usap

Tomi mengatakan salah satu kualifikasi yang minta Singapura kepada warga negara Indonesia (WNI) sebelum berangkat, yakni harus menjalani tes swab. Saat ini yang sedang tersepakati adalah tes PCR seperti apa yang akan tersepakati.

“Apakah tes swab yang lengkap atau antigen. Itu yang sedang membicarakan oleh kedua pihak,” ujarnya.

Tomi pun menepis ada kekhawatiran dari warga Singapura yang ingin berkunjung ke Indonesia karena kasus COVID-19 pada Tanah Air terus naik.

3. Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura menjadwalkan bertemu pada November mendatang dalam acara Leader’s Retreat

Tomi mengakui, hubungan bilateral Indonesia dengan Singapura sangat dekat. Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, bahkan menuntut ilmu sarjananya pada Negeri Singa.

Kedekatan hubungan kedua negara, kata Tomi, sudah terjalin sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagai bukti, setiap tahun melakukan Leader’s Retreat pada antara kedua pemimpin negara.

Pada 2020 ini terrencanakan Indonesia akan menjadi tuan rumah. Selain itu, ada pula pertemuan antar menteri luar negeri dua tahun sekali dan pertemuan menteri pada bidang ekonomi yang tergolong rutin.

Tomi menjelaskan, rencananya pertemuan antara Jokowi dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong melakukan ke Jakarta sekitar November mendatang.

“Presiden mengharapkan pertemuan bisa melakukan tatap muka, tidak secara virtual dan ini yang sedang berkomunikasikan. Tempatnya sedang membahas pada mana,” kata Tomi.

Singapura, katanya lagi, tidak keberatan bila pertemuan melakukan secara tatap muka, namun dengan memberlakukan pengurangan delegasi yang mendampingi. Melalui pertemuan itu, kedua pemimpin ingin menunjukkan ke publik hubungan dua negara sangat baik meski tengah landa pandemik.

Kategori
Recreation travel

Nongkrong di South Shore Jogja yang Lagi Viral, Simak Dulu 5 Info Ini!

Nongkrong di South Shore Jogja yang Lagi Viral, Simak Dulu 5 Info Ini!

Nongkrong di South Shore Jogja yang Lagi Viral, Simak Dulu 5 Info Ini! – Resmi membuka untuk umum pada medio September 2020 lalu, beach cafe teranyar dengan view menghadap langsung ke samudra Hindia hadir ke Gunung Kidul, Yogyakarta, bernama South Shore. Letaknya yang ada pada antara pantai Sadranan dan pantai Ngandong membuat pesona South Shore tampak bak kafe-kafe pada Pulau Dewata.

Melansikan dari https://christian-mommies.com/. Gak heran kalau South Shore mendadak viral dan menyedot banyak pengunjung yang penasaran tentang gimana kecenya tempat nongkrong kekinian ini. Buat kamu yang berencana ke sini juga, yuk simak dulu beberapa info penting berikut.

1. Wajib reservasi dulu sebelum datang

Launching pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang membuat manajemen South Shore menerapkan peraturan reservasi via WhatsApp kepada pengunjung yang ingin datang ke kafe ini. Artinya, kalau kamu nekat datang tanpa booking terlebih dulu, pastikan kamu bakal tertolak.

Jam operasionalnya sendiri hanya dari hari Selasa sampai Minggu dan terbagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 12.00-15.00 WIB dan pukul 16.00-19.00 WIB. Setiap sesi cuma menerima maksimal 60 orang pengunjung.

2. Terdapat dua jenis paket kunjungan

Karena beach cafe ini menawarkan lokasi nongkrong dengan panorama super kece, maka ada biaya paket yang mesti kamu bayar, nih. Paket pertama sebesar Rp100 ribu per orang, yaitu terdiri dari tiket masuk seharga Rp30 ribu dan paket makan senilai Rp70 ribu.

Sedangkan paket kedua sebesar Rp200 ribu per orang mencakup akses infinity pool, tiket masuk seharga Rp30 ribu, dan paket makan senilai Rp100 ribu. Kedua jenis paket kunjungan tersebut sudah include biaya parkir kendaraan, d’irect access ke pantai, dan kamar mandi, ya.

Sayangnya, buat kamu yang pengin membawa kamera profesional seperti DSLR dan mirrorless, juga drone, bakal terkenakan biaya tambahan mulai dari Rp100 ribu tergantung jenis peralatan yang kamu bawa. Wah, siap-siap budget agak banyak, nih!

3. Aktivitas seru yang bisa kamu lakukan ke South Shore

Dari lokasinya yang punya view laut lepas, tentu saja foto-foto untuk konten ke media sosial menjadi agenda utama yang gak boleh terlewatkan saat ke South Shore Jogja. Untuk mendapat suasana yang keren, berkunjung pada sesi sunset lebih rekomendasikan karena nuansanya memang juara banget!

Bagi kamu yang memilih paket kunjungan infinity pool, menyarakana  memakai kostum yang sopan karena posisi kolam benar-benar berada pada tengah kafe. Terlihat dari letaknya, infinity pool ini sepertinya lebih cocok untuk spot berswafoto banding spot berenang karena areanya gak begitu luas.

4. Beberapa tips sebelum berkunjung ke South Shore

Mengusung konsep outdoor cafe, kamu yang berniat ke South Shore mesti bersiap dengan hembusan angin yang cukup kencang lantaran tempat ini bersisian langsung dengan laut lepas. Gak jarang payung-payung kafe yang menaungi meja kursi pengunjung juga ikut terhempas.

Terlebih saat sudah memasuki musim hujan seperti sekarang. Kamu perlu bersiap pula jika sewaktu-waktu turun hujan karena tempat meneduh pada area kafe cukup minim. Mengecek prakiraan cuaca sebelum ke South Shore dan membawa payung lipat adalah pilihan tepat.

Yang gak boleh sampai lupa adalah memakai sunscreen atau sunblock terutama bagi kamu yang datang saat sesi lunch. Kamu bisa nongkrong dengan nyaman tanpa khawatir kulitmu terbakar.

5. Menuju South Shore Jogja

Berkunjung ke South Shore memang lebih nyaman naik kendaraan pribadi. Kalau terhitung dari pusat kota Yogyakarta, durasi perjalanan untuk sampai lokasi kurang lebih selama dua jam. Tenang, buat kamu yang gak paham rute jalan, titik South Shore sudah tertulis jelas pada aplikasi peta.

Area parkir kafe terbilang luas. Dari tempat parkir kendaraan, kamu bakal tersambut pegawai yang menanyakan apakah kamu sudah reservasi atau belum. Setelahnya, ada beberapa anak tangga menuju spot utama South Shore yang bertulisan kalimat “selamat datang” dalam beragam jenis bahasa. Keren deh pokoknya!

Sejak resmi dibuka untuk umum, sesi sunset memang menjadi favorit pengunjung yang penasaran dengan South Shore. Namun, kalau gak kebagian sesi sunset, gak masalah kamu datang saat sesi lunch. Pasca puas menikmati South Shore, kamu bisa langsung melipir ke salah satu pantai cantik di dekat kafe untuk menikmati matahari terbenam.

Jadi, buat warga Yogyakarta atau kamu yang berencana jalan-jalan ke Kota Gudeg, sempatkan mampir ke South Shore, ya! Jangan lupa untuk reservasi dulu minimal dua hari sebelum rencana berkunjung biar gak kehabisan slot. Mau?

Kategori
Uncategorized

Meski Dilarang Masuk ke 59 Negara, RI Tetap Usulkan Travel Corridor

Meski Dilarang Masuk ke 59 Negara, RI Tetap Usulkan Travel Corridor

Meski Dilarang Masuk ke 59 Negara, RI Tetap Usulkan Travel Corridor – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali mengusulkan agar kawasan Asia Tenggara (ASEAN) mulai pelan-pelan membuka pintunya untuk kedatangan warga ASEAN lainnya pada tengah pandemik. Usulan yang telah beri istilah “travel corridor’ itu terusulkan bagi perjalanan d’inas dan ekonomi. Hal itu tersampaikan oleh Retno pada pembukaan pertemuan Menlu se-Asia Tenggara (ASEAN Ministerial Meeting) pada Rabu, 9 September 2020.

Usulan serupa sudah pernah tersampaikan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo ketika menyampaikan pandangannya pada KTT virtual pertama ASEAN pada 26 Juni 2020 lalu. Menurut Jokowi, dengan terbukanya pintu kedatangan untuk pendatang secara terbatas bisa mempercepat upaya pemulihan pada kawasan ASEAN.

“Usulan Indonesia untuk membuat ASEAN Travel Corridor masih terbatas untuk essential business. Per hari Rabu, usulan tersebut masih terus terbahas,” ungkap Retno ketika memberikan keterangan pers virtual pada Kamis, (10/9/2020).

Akibat kondisi pandemik yang justru memburuk, pertemuan para Menlu se-ASEAN harus melakukan melalui virtual. Kondisi pandemik pada Tanah Air yang terus memburuk menyebabkan negara ASEAN menutup pintu bagi semua warga asing, termasuk dari Indonesia. Sedikitnya ada lima negara pada kawasan Asia Tenggara yang menutup pintu bagi WNI yaitu Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Vietnam.

Apakah penolakan negara-negara ASEAN bagi warga yang datang dari negara yang terjangkit bisa menjadi solusi bagi penyelesaian pandemik?

1. RI sudah menyampaikan rancangan pertama untuk kesepakatan ASEAN travel corridor

Dalam pemberian keterangan pers hari ini, Retno menyampaikan Indonesia sudah menyampaikan rancangan pertama mengenai ASEAN travel corridor. Retno mengklaim dalam pertemuan virtual yang menggelar secara tertutup itu, inisiatif Indonesia mengenai ASEAN travel corridor mendapatkan apresiasi.

Melansikan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/ . “Apresiasi juga tersampaikan pada dalam laporan Sekjen ASEAN pada pertemuan AMM (ASEAN Ministerial Meeting),” kata Menlu perempuan pertama pada Indonesia itu.

Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang intensif pada antara anggota negara ASEAN untuk menghindari kebijakan-kebijakan mendadak yang dapat merusak bangunan kerja sama yang sudah lama membangun oleh organisasi tersebut. Meski tak tersebut, namun terduga kebijakan yang memaksud terilis oleh Malaysia.

Sejak 7 September 2020, Pemerintah Malaysia melarang warga dari 23 negara masuk ke negaranya. Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan warga dari 23 negara itu tak memberi akses masuk lantaran kasus COVID-19 pada masing-masing negaranya tergolong tinggi. Data dari situs World O Meter per 10 September 2020 menunjukkan kasus COVID-19 sudah melonjak menjadi 207.203, yang mana 8.456 orang meninggal dunia dan 147.510 pasien berhasil sembuh.

2. Indonesia tengah melobi Singapura agar bersedia membuka pintu bagi Indonesia

Salah satu negara ASEAN pertama yang dilobi Indonesia agar bersedia membuka pintunya untuk perjalanan terbatas adalah Singapura. Hal itu lantaran Negeri Singa merupakan investor terbesar bagi Indonesia. Nilainya mencapai US$4,7 miliar untuk semester I di tahun 2020. Angka itu mengalami kenaikan 36,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Untuk itu Menlu Retno terbang ke Singapura 25 Agustus 2020 lalu dan menemui mitranya, Menlu Vivian Balakhrisnan. Di dalam pertemuannya dengan Vivian, Retno menggarisbawahi tak akan mengabaikan faktor kesehatan bila travel corridor akhirnya disepakati.

“Kedua Menlu telah melakukan pertukaran elemen masing-masing konsep yang dimiliki oleh kedua negara. Kedua Menlu sepakat menugaskan tim untuk memulai negosiasi pada kesempatan pertama,” kata Kemenlu pada akhir Agustus lalu.

Salah satu yang tersorot untuk perjalanan antar negara yakni tes swab atau PCR. Negeri Singa mewajibkan semua warganya yang kembali dari luar negeri untuk menjalani tes tersebut pada bandara. Namun hingga kini, Negeri Singa belum memberikan respons soal pengajuan travel corridor Indonesia.

Sejauh ini Indonesia sudah berhasil meneken kesepakatan travel corridor dengan tiga negara yaitu Uni Emirat Arab, Korea Selatan dan Tiongkok.

3. ASEAN kritik tidak kompak dalam menghadapi pandemik COVID-19

Sementara, dalam pandangan ahli epidemiologi dari Universitas Griffith, Brisbane Australia, ASEAN tidak kompak dalam menghadapi pandemik COVID-19. Masing-masing negara terlihat berjalan sendiri-sendiri untuk melawan pandemik yang telah menewaskan 908 ribu orang pada seluruh dunia itu.

“Bila ASEAN berjalan dengan strategi masing-masing ini sebenarnya akan merugikan ASEAN juga karena mereka tidak seperti Uni Eropa yang bisa relatif seragam. Penurunan kasus COVID-19 pada Uni Eropa bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan,” ungkap D’icky.

D’icky menggarisbawahi dalam mengatasi pandemik, tidak bisa hanya teratasi oleh satu negara saja. Apalagi lokasi negaranya berdekatan seperti pada kawasan ASEAN. Ia pun menyarankan adanya kolaborasi regional.

“Misalnya ketika ASEAN berkolaborasi menghadapi HIV, avian flu (flu burung). Indonesia ketika itu berkolaborasi dengan Vietnam. Padahal, ketika pandemik avian flu, Indonesia jadi episentrum dunia. Memang pembatasannya tidak seketat saat ini, karena karakter avian flu lebih mudah medeteksi, tidak terdominasi OTG,” tutur ia.

Ia juga menilai penutupan yang lakukan oleh Singapura dan Malaysia saat ini sulit melakukan secara konsisten. Sebab, celah menuju ke pintu masuk akan selalu ada. Hanya butuh satu orang saja yang menyelinap masuk dan ia bisa menyebarkan pandemik.

“Makanya membutuhkan kolaborasi dari tingkat bawah hingga ke regional. Ketika regional bisa mengatasi, maka kita bisa pulih dan membangun lagi bersama-sama,” ujarnya lagi.

Kategori
travel

Perbedaan Travel Advice dan Travel Warning yang Kerap Dianggap Sama

Perbedaan Travel Advice dan Travel Warning yang Kerap D’ianggap Sama

Perbedaan Travel Advice dan Travel Warning yang Kerap D’ianggap Sama – Saat hendak pergi berlibur ke suatu negara, kamu tentu perlu tahu keadaan  sana. Dengan begitu, kamu bisa pergi dengan tenang tanpa merasa was-was.

Pada saat kondisi darurat, seperti mewabahnya virus korona sekarang, beberapa negara mengeluarkan travel warning atau travel advice. Sebenarnya kedua hal ini berbeda aturan, hanya saja sering teranggap sama.Lansirkan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/

Lalu, apa perbedaan travel warning dan travel advice? Simak ulasannya pada bawah ini!

1. Waktu pemberian peringatan

Hal pertama yang membedakan keduanya adalah waktu pemberian peringatan. Travel warning merupakan imbauan atau larangan yang terkeluarkan pemerintah oleh suatu negara, supaya tak banyak wisatawan yang datang ke sana. Selain itu, peringatan model ini bisa beritahukan kepada khalayak luas secara mendadak.

Sedangkan travel advice, pemerintah memperbolehkan wisatawan untuk datang, tapi tetap harus waspada, karena telah terjadi peristiwa yang membahayakan dalam jangka waktu pendek. Berbeda dengan travel warning yang benar-benar tak memperbolehkan wisatawan untuk masuk ke kawasannya.

2. Terlihat dari penyebabnya

Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan sebuah negara mengeluarkan peringatan, baik travel warning ataupun travel advice. Berikut kondisi yang membuat travel advice bisa keluarkan:

  • Terjadi pemilu yang berpotensi berakhir dengan kerusuhan.
  • Kondisi sedang tak aman, misalnya ada unjuk rasa besar-besaran.
  • Terjangkitnya wabah penyakit yang bisa menular dan sulit terobati.
  • Terjadi bencana alam yang bisa jadi menimbulkan bencana susulan.
  • Kondisi hubungan kedua negara memburuk.

Sedangkan, terjadinya travel warning bisa menyebabkan beberapa peristiwa yang bersifat sementara atau jangka pendek. Pada antaranya:

  • Kondisi pemerintahan negara yang mendatangi sedang tidak stabil
  • Adanya kasus kejahatan yang sedang berlangsung
  • Terjadi serangan teroris

Kalau terlihat dari penyebabnya, tidak heran kalau travel warning bisa keluarkan secara tiba-tiba. Bisa jadi peringatan tersebut terkeluarkan ketika kamu sedang berada pada sana, sehingga membuatmu terkejut.

3. Sistem pencabutan peringatan

Munculnya kedua peringatan tersebut membuat jumlah wisatawan berkurang. Dengan begitu, peringatan tersebut harus tercabut dulu, supaya jumlah pengunjung bisa stabil kembali.

  • Untuk mencabut peringatan travel warning, bisa lakukan secara
  • mendadak. Dalam artian, kejadian atau peristiwa tersebut sudah tak terjadi lagi dan menganggap  aman untuk wisatawan berkunjung.

Sebenarnya, sistem pencabutan peringatan untuk travel advice hampir sama dengan travel warning. Hanya saja, travel advice memerlukan waktu lebih lama untuk menilai dan mengevaluasi keadaan yang ada.

Kategori
Recreation

Cegah Stres, Wisma Atlet Siapkan Ruang Rekreasi bagi Pasien COVID-19

Cegah Stres, Wisma Atlet Siapkan Ruang Rekreasi bagi Pasien COVID-19

Cegah Stres, Wisma Atlet Siapkan Ruang Rekreasi bagi Pasien COVID-19 – Wakil Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) Brigjen TNI Agung H Hermawanto mengatakan pemerintah kini sedang menyiapkan ruang rekreasi pada Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet. Langkah ini terambil agar pasien positif virus corona yang terkarantina atau isolasi tidak stres.

“Kami punya lantai 3, masih kosong. Akan kami upayakan untuk mengurangi kejenuhan. Akan kami siapkan sebagai sarana rekreasi tapi dalam konteks jarak jaga aman untuk penyebaran COVID-19,” kata Agung seperti tersiarkan live oleh Kompas TV, Jumat (27/3). Lansirkan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/

1. Ada treadmill sampai televisi

Pada ruangan rekreasi itu nantinya akan terisi oleh peralatan seperti treadmill dan televisi, serta CCTV untuk mengawasi pasien.

“Ada fasilitas semacam treadmill, olahraga ringan, nonton TV, tapi jaga jarak aman ini kami laksanakan. Jadi tidak ada petugas kami  sana. Hanya tempat itu tertutup dan udara terbuka,” ujar Agung.

2. Akses WiFi bagi pasien

Beritakan sebelumnya, pasien juga perbolehkan membawa keperluan pribadi mereka seperti pakaian dan laptop. Pada RS itu, pemerintah melalui Telkom sudah menyiapkan jaringan WiFi yang bisa terpakai oleh pasien untuk menonton TV melalui laptop pada kamar.

“Bisa sampaikan ke keluarga untuk kirimkan misalnya laptop untuk bisa bekerja atau kirim pakaian atau kirim hal-hal yang bersifat pribadi, sehingga pasien bisa nyaman dalam ruang perawatan,” kata Agung.

3. Pasien perbolehkan jalan-jalan

Agung juga memastikan pasien bisa berjalan pada lorong tempat mereka terisolasi. Bahkan kamar pasien tidak akan terkunci.

“Jangan khawatir pada sini akan seperti terkungkung. Pasti terkungkung karena sebelumnya kita biasa pada luar. Pasien bisa jalan keluar karena kami siapkan pada masing-masing ruangan tersebut ada d’ispenser untuk minum,” ujarnya.

Nah, untuk kalian yang sekarang sedang menjalanakan isolasi mandiri di Wisma Atlet jangan khawatir ya , jika kalian bosan di dalam kamar isolasi, kalian juga perbolehkan melakukan beberapa rekreasi atau aktifitas yang di ada guna agar kalian tidak stress dan dapat membuat kalian lebih rilex menjalankan isolasi. Untuk kalian yang terkena Covid-19 cepat pulih ya.

Kategori
travel

5 Perairan Paling Angker di Indonesia, Penuh Kejadian Mengerikan

5 Perairan Paling Angker d’i Indonesia, Penuh Kejadian Mengerikan

5 Perairan Paling Angker d’i Indonesia, Penuh Kejadian Mengerikan – Bicara soal perairan angker, mungkin kita akan teringat dengan Segitiga Bermuda. Namun ternyata, Indonesia juga memiliki beberapa perairan yang terkenal angker, lho.

Terdapat beberapa kejadian mengerikan, mulai dari kecelakaan pesawat hingga kapal yang berkaitan dengan kisah mistisnya. Jadi, perairan mana saja yang paling angker  Indonesia? Simak daftarnya pada bawah ini, yuk! Melansikan dari katerinefrancisetsespeintres.com

1. Selat Bali

Selat Bali terkenal dengan beberapa kejadian kapal penumpang yang tenggelam saat melintas pada atasnya. Hal tersebut menimbulkan kejadian-kejadian aneh, terutama sejak kapal Rafelia II tenggelam pada 2016.

Warga setempat pun sering menemukan kejadian mistis. Jadi menyebut hal itu terjadi karena banyaknya makhluk gaib yang ingin mencari teman.

2. Selat Karimata

Selat Karimata juga sebut sebagai perairan yang angker. Maka selat ini berada pada antara Pulau Sumatra dan Kalimantan. Selat ini memiliki cerita mistis soal Ratu Junjung Buih yang memimpin kerajaan pada Selat Karimata.

Selat ini sering memakan banyak korban, salah satunya peristiwa pesawat Air Asia yang jatuh pada 2014. Sebagian orang menyebut bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan hal mistis.

3. Laut Selatan

Laut Selatan sudah lama kenal sebagai salah satu perairan paling angker. Sebab, wilayah ini terkenal dengan kisah Nyi Roro Kidul yang menjadi penguasa laut tersebut.

Terdapat larangan memakai baju warna hijau ketika berada pada Pantai Selatan. Sebab, itu akan menarik perhatian makhluk gaib pada lautan. Jika melanggar, maka berisiko terseret atau tertenggelamkan ke dalam laut.

4. Perairan Natuna Utara

Sejak 1999, sudah ada 300 lebih kapal yang mengalami kecelakaan pada perairan ini. Maka itu hingga beberapa tahun belakangan ini, kecelakaan juga masih sering terjadi.

Warga setempat kerap mengaitkan kejadian tersebut dengan keberadaan makhluk gaib yang menguasai perairan Natuna Utara.

5. Segitiga Masalembo

Segitiga Masalembo sebut sebagai segitiga bermuda versi Indonesia. Perairan ini sering memakan banyak korban, seperti KM Sumber Awal dan pesawat Adam Air yang jatuh pada 2007.

Wilayah ini memiliki aliran air yang aneh. Namun, banyak warga meyakini ada kerajaan jin dan siluman pada bawah sana. Konon, supaya selamat melewati wilayah ini, kita perlu melakukan semacam persembahan untuk makhluk gaib.

Kategori
travel

7 Air Terjun Horor di Malang dan Batu, Ada Lokasi Bekas Pembantaian

Dar7 Air Terjun Horor ke Malang dan Batu, Ada Lokasi Bekas Pembantaian

7 Air Terjun Horor ke Malang dan Batu, Ada Lokasi Bekas Pembantaian – Malang dan Batu, Jawa Timur mengenal sebagai kawasan wisata yang menyukai  banyak turis. Gak hanya menawarkan kecantikan pantai, ada pula air terjun, pegunungan, hingga perkebunan yang sejuk.

Melansikan dari katerinefrancisetsespeintres.com .Gak pas rasanya kalau belum mengunjungi berbagai air terjun pada Malang dan Batu. Menariknya, beberapa air terjun memiliki kisah horor yang bikin merinding.

1. Coban Rondo

Saat berkunjung ke Coban Rondo, sebaiknya mematuhi peraturan yang ada. Kabarnya, peraturan ini untuk menghormati para penunggu air terjun.

Sering terjadi kesurupan pada sekitar lokasi, karena ada yang melanggar peraturan, seperti berkata kotor, mengganggu monyet, hingga membuang sampah sembarangan.

2. Coban Pelangi

Perjalanan menuju Coban Pelangi hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Saat melewati hutan menuju ke lokasi, seorang turis mengaku melihat penampakan makhluk halus yang melambaikan tangan kepadanya.

Anehnya, penampakan ini menyerupai sosok pemandu yang membawa sekelompok turis. Padahal, sang pemandu telah sampai pada lokasi, tanpa melihat turis tersebut. Seram ya!

3. Coban Jahe

Coban Jahe pernah jadi lokasi pembantaian warga Indonesia oleh Belanda. Kabarnya, ada beberapa jenazah yang tersisa pada sekitar lokasi, meski beberapa telah termakamkan pada makam pahlawan.

Arwahnya pun masih tinggal pada lokasi, sehingga semua turis harus menghormati dan menghargai saat memasuki Coban Jahe dengan mengucapkan salam.

4. Coban Talun

Coban Talun merupakan salah satu lokasi pembantaian Gerakan 30 September puluhan tahun lalu. Saat sekelompok siswa dan siswi berkemah, terjadilah kesurupan berulang kali.

Siswa yang kesurupan mengaku melihat potongan tubuh dari korban G30S/PKI. Ada pula yang menyebutkan para penunggu tak suka cahaya dan suara keras.

5. Coban Supit Urang

Coban Supit Urang telah lama meninggalkan  pengelolanya, sehingga tak terawat. Dan idak menyarankan  datang saat malam hari, karena suasana yang mencekam dengan minimnya penerangan.

Ada wisatawan yang hampir mengalami kerasukan saat melihat penampakan. Sebab, mereka anggap mengganggu para roh halus.

6. Coban Tundo

Pada Coban Tundo, pernah terjadi beberapa mahasiswa tenggelam secara misterius. Dan ujungnya, mereka tewas karena terbawa arus.

Kabarnya, mereka menjadikan tumbal untuk para penunggu. Nah, saat berkunjung, kamu harus menjaga etika, biar tak terjadi hal yang buruk, ya!

7. Coban Watu Ondo

Coban Watu Ondo terkenal dengan air terjun kembarnya yang menawan. Suasananya yang sepi bikin air terjun ini makin seram. Saat berjalan menuju air terjun, seorang pengunjung mengaku seolah memperhatikan makhluk halus.

Padahal tak ada satu orang pun yang lewat pada kawasan tersebut. Ia juga mengurungkan niatnya melanjutkan perjalanan.

Itulah beberapa air terjun yang terkenal horor pada Malang dan Batu. Walaupun  jangan takut mengunjunginya, selama kita menjaga sikap baik dan kebersihan lingkungan, percayalah tak akan terjadi hal buruk.

Kategori
travel

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air

Wah ! Selain Solo, 5 Daerah Ini Juga Pewaris Batik Tanah Air – Batik merupakan budaya asli Indonesia yang telah akui keberadaannya oleh dunia. Tepat 2 Oktober kemarin pada rayakan sebagai Hari Batik Nasional.

Melansikan dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/ Banyak daerah  Indonesia yang menghasilkan karya batik sesuai khas daerah masing-masing. Seperti yang kenal sebagai kota batik yaitu Solo, Yogyakarta, dan Pekalongan.

Tapi, kamu harus tahu bahwa masih ada daerah lain yang menjadi pewaris batik, bahkan sudah ada sejak zaman Majapahit. Mana saja? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Desa Bakaran, Pati merupakan desa pengrajin batik sejak zaman Majapahit

Kampung batik ini terletak pada Desa Bakaran, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah. Menurut sejarah, desa Batik Bakaran sudah ada sejak zaman Majapahit abad ke-14. Ceritanya, seorang Nyi Banyoewati ketahuan memeluk agama Islam. Lalu, ia melarikan d’iri ke sebuah masjid  Desa Bakaran. Sejak saat itulah kegiatan membatiknya mulai dan mengajarkannya pada penduduk setempat.

Melansir patikab.go.id, telah ada lebih dari 20 jenis motif Batik Bakaran seperti sekar jagat, padas gempal, dan limaran. Warna yang mendominasi batik ini ialah hitam dan cokelat dengan penggunaan pewarna alami seperti kulit pohon tingi (cokelat), kayu tegoran (kuning), dan akar kudu (sawo matang).

Namun, seiring waktu pewarna alami tersebut mulai sulit temukan. Selain warnanya, ciri khas lain Batik Bakaran ialah motif “retak atau remek”-nya yang terkenal.

2. Batik karat ‘teyeng’ dari Surabaya

Firman Asyhari merupakan pencetus ide kreatif “batik teyeng”. Pembatik asal Surabaya ini sering mengeluh akibat kain batiknya terkena noda karat besi saat terjemur. Hal itulah yang mendasari Firman untuk bereksperimen menciptakan karya baru.

Teknik pengerjaannya dengan cara kain mori basah tertempeli dengan kawat berkarat untuk memunculkan motif teyeng pada kain. Setelah itu kain pada lukis menggunakan canting sesuai pola yang tertera.

Batik Teyeng karya Firman sudah melaju hingga pasar mancanegara. Harga satu lembar Batik Teyeng menjual rata-rata seharga Rp150 ribu hingga yang termahal senilai Rp2 juta.

Kamu dapat mengunjungi toko Batik Teyeng yang beralamat pada  Jl. Wisma Tengger VI No.33, Kandangan, Kec. Benowo, Surabaya.

3. Membatik menggunakan sapu lidi ala Bandung bernama ‘Batik nyere’

Pada Jl. Naripan, Bandung terdapat sebuah pabrik batik yang menggunakan sapu lidi sebagai alat membatiknya. Namanya “batik nyere” yang terbuat dengan cara menyiprat-nyipratkan sapu lidi bercairan malam ke kain batik.

Menurut Pak Yahya sang inovator, pembuatan batik nyere ini hanya membutuhkan waktu tiga hari, lebih singkat bandingkan batik tulis atau batik cap yang memakan waktu hingga berbulan-bulan. Hasilnya pun tak kalah bagus dari jenis batik lainnya.

4. Kampung Batik Trusmi, toko batik terbesar se-Asia

Bagi kamu para pemburu batik, cobalah berkunjung ke Kampung Batik Trusmi ke Plered, Cirebon. Dalam sini lebih dari 1000 perajin batik menghasilkan karya-karya bagus setiap harinya.

Batik Cirebon menampilkan gabungan dari gaya batik Solo dan Pekalongan. Motif yang menciptakan bernuansa kerajaan dengan dasar filosofi keagamaan. Kamu dapat berkeliling menikmati wisata budaya warisan sembari berbelanja batik untuk memuaskan dahaga shopping -mu.

5. Museum batik Cirebon

Namanya Museum Trupark, tepat ke sebelah Kampung Batik Trusmi, Cirebon. Pada museum ini, kamu akan menjumpai berbagai macam historis alat membatik mulai yang sederhana hingga modern. Motif awan mendung menjadi motif batik khas Cirebon.

Pada sini kalian juga dapat melihat proses pembuatan batik tulis hingga batik cap. Selain mendapatkan hiburan berupa spot foto yang keren, kamu juga menambah wawasan edukasi budaya leluhur bangsa Indonesia.

Itulah beberapa daerah lain yang menjadi pewaris batik Tanah Air. Sudah sewajibnya kita sebagai masyarakat turut andil melestarikan dan membanggakan budaya warisan Indonesia.