Kategori
travel

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga

5 Wisata Selain Pantai di Bali yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga – Bali adalah salah satu tujuan wisata populer kalau #IndonesiaAja, terutama bagi keluarga. Selama ini kebanyakan keluarga kalau berwisata ke Bali selalu mengejar pantainya saja. Padahal nih banyak wisata selain pantai yang cocok untuk kunjungi kalau ke Bali lho.

Dari mulai pemandian air panas hingga taman hewan, ini nih rekomendasi wisata yang ramah keluarga selain pantai pada Bali.

1. Toya Devasya

Mau berendam air hangat atau panas dengan pemandangan alam indah ala onsen? Gak perlu ke jauh-jauh ke Jepang, #IndonesiaAja ada lho. Tepatnya pada sekitar Danau Batur, Kintamani, Bali.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Ya, pemandian air hangat dengan pemandangan bukit dan danau indah ini bernama Toya Devasya. Gak cuma menawarkan berendam air hangat dengan pemandangan Danau Batur yang indah. Toya Devasya juga menawarkan area kolam renang lengkap dengan atraksi seluncuran.

Bagi yang gak suka berendam dan berenang, bisa juga lho duduk pada cafe dan mencoba aktivitas lainnya bareng keluarga seperti naik jet ski pada danau. Seru kan?

2. Bali Bird Park

Kalau pengin liburan bareng keluarga sembari mengenal berbagai macam jenis burung, maka gak boleh ngelewatin untuk mampir ke Bali Bird Park yang terletak pada Jl. Serma Cok Ngurah Gambir Singapadu, Batubulan, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Pada kawasan seluas 2000 meter persegi ini kamu dan keluarga bisa menikmati bercengkerama dengan ribuan burung dari seluruh dunia terutama burung-burung pandemik pada Indonesia. Anak, ponakan, maupun sepupu pada bawah umur pasti seneng banget deh mengajak ke wisata ini.

3. Bali Zoo

Gak jauh dari kawasan Bali Bird Park ada Bali Zoo yang gak kalah cocok terkunjungi bareng sama keluarga besar. Pada kawasan ini kamu bakal memanjain sama yang namanya pemandangan hijau dan juga sejuknya udara.

Banyak atraksi yang bisa kamu nikmati bareng keluarga kalau mengunjungi Bali Zoo ini seperti Breakfast with Orangutan, Night at The Zoo dan masih banyak lainnya.

4. Monkey Forest Sanctuary Ubud

Gak ada salahnya kamu ajak keluarga ke lokasi wisata ini. Terletak pada Ubud, Monkey Forest Sanctuary adalah tempat berkumpulnya dan habitat alami monyet ekor panjang. Kesini kamu akan terajak seakan-akan masuk ke sebuah hutan hijau dengan ribuan monyet ekor panjang.

Namun hati-hati ya kala mengunjungi lokasi wisata ini. Pastikan kamu gak bawa makanan yang banyak dan jaga selalu barang bawaan, karena monyet-monyetnya kadang suka tiba-tiba mengambil barang bawaan pengunjung jikalau terlalu mencolok.

5. Danau Beratan

Kalau kamu ke daerah Bedugul, jangan lupa mengunjungi Danau Beratan ya guys. Danau ini sungguh indah karena terdapat pura bernama Ulun Danu Beratan. Nah, pura tersebut terletak pada tengah danau. Jadi letaknya seperti mengapung.

Selain ada pura, pada danau ini ada atraksi lainnya yang bisa kamu coba. Salah satunya naik speed boat kelilingi danau. Keren kan?

Gimana, udah ada gambaran belum mau wisata keluarga ke mana kalau ke Bali selain pantai? Kalau kamu berniat liburan bareng keluarga ke Bali, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dan taati protokol kesehatan. Baik jika berkendara dengan transportasi umum atau pribadi.

Kategori
travel

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu!

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu!

5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Bandung, Bikin Lupa Waktu! – Indonesia memiliki banyak kota yang selalu ramai wisatawan, salah satunya adalah Bandung. Kota yang kenal sebagai gudangnya kuliner nikmat ini terpenuhi beragam destinasi wisata yang menawan, lho. Bahkan, banyak pula yang sangat ramah keluarga.

Maka dari itu, Kota Kembang selalu jadi destinasi wisata paling populer untuk liburan #IndonesiaAja. Banyak tempat wisata Instagramable yang cocok kamu datangi bareng keluarga.

Menjamin bikin betah berlama-lama, berikut beberapa rekomendasi tempat wisata kota Bandung yang wajib kamu datangi bersama keluarga. Indah dan berkesan banget, deh!

1. Glamping Lakeside Rancabali

Tempat wisata yang berada pada Ciwidey ini sangat cocok buatmu yang ingin keluar dari hiruk pikuk kota. Alamnya indah, kamu dan keluarga bisa sekalian berkemah ke sini. Ada beberapa glamping yang bisa menyewakan  dengan pemandangan Situ Patenggang.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Tak hanya glamping, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas seru ke sini. Mulai dari menjelajah danau dengan perahu, piknik pada pinggiran danau, sampai bermain seluncuran pada Golesat Circuit. Jangan lupa untuk berfoto ke Teras Bintang, ya!

Lokasi: Jalan Raya Ciwidey – Patengan KM 39, Situ Patenggang, Kecamatan Rancabali, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari, 24 jam

Harga: Rp15 ribu

2. Perkebunan Teh Malabar

Jika kamu dan sekeluarga lebih suka ke tempat yang damai, maka perkebunan teh ini adalah solusinya. Perkebunan Teh Malabar berada pada ketinggian 1.550 meter ke atas permukaan laut, sehingga udaranya terjamin sejuk banget.

Hamparan kebun tehnya terlihat rapi dan memanjakan mata. Maka spesialnya lagi, anak-anak bisa melihat proses produksi teh dari awal, lho. Mulai dari pemetikan daun sampai pengeringannya, semua bakal menjelaskan dengan detail, deh.

Lokasi: Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00

Harga: gratis

3. Farmhouse Lembang

Farmhouse Lembang sudah buka sejak 2015 dan sejak saat itu tak pernah sepi pengunjung. Gak cuma menawarkan wisata estetik dengan udara sejuk, kamu bisa menemukan beragam spot foto yang menawan. Salah satunya adalah Rumah Hobbit yang unik.

Selain itu, hampir seluruh bangunan yang dalam tempat wisata ini terdesain seperti arsitektur Eropa. Ada pula persewaan kostum dengan gaya khas Eropa, sesi fotomu terjamin makin seru, deh.

Jika ingin yang lebih interaktif, ajaklah anak-anak bercengkerama dengan kuda, kelinci, iguana, burung, domba, hingga landak. Kamu bisa memberikan mereka makanan, asyik banget, kan?

Lokasi: Jalan Raya Lembang Nomor 10, Lembang, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 09.00-21.00

Harga: Rp25 ribu

4. Kebun Bunga Begonia

Pengen melihat keindahan bunga warna-warni kota Bandung? Datanglah ke Taman Bunga Begonia. Taman ini sangat menarik perhatian berkat hamparan bunganya yang indah dan memanjakan mata.

Namun jika mengajak anak-anak, mereka bisa mendapatkan edukasi dari beragam jenis bunga ke sini, lho. Mulai dari proses penanaman, penyiraman, hingga pelestariannya, lengkap banget, deh. Sehingga pastikan kamu menggunakan pakaian yang cukup tebal, karena hawanya d’ingin.

Lokasi: Jalan Maribaya Nomor 120A, Lembang, Bandung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00

Harga: Rp15 ribu

5. Dusun Bambu

Dengan dikelilingi pepohonan hijau yang asri, Dusun Bambu bakal membuatmu terkesima. Namun tempat ini bukan hanya sekadar lokasi wisata. Sehingga kamu dan keluarga juga bisa menginap ke saung bambu yang berada pada atas danau.

Terdapat tiga area kuliner yang siap memanjakan lidahmu. Beragam makanan khas Sunda bisa kamu temukan dengan mudah. Kalau sudah kenyang, sempatkan untuk menjelajah danau dengan perahu, ya!

Lokasi: Jalan Kolonel Masturi KM 11, Lembang, Bantung, Jawa Barat

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-21.00

Harga: Rp25 ribu

Kategori
travel

5 Destinasi Rumah Bambu di Bali, Sejuk dan Damai Buat Kumpul Keluarga

5 Destinasi Rumah Bambu di Bali, Sejuk dan Damai Buat Kumpul Keluarga

5 Destinasi Rumah Bambu di Bali, Sejuk dan Damai Buat Kumpul Keluarga – Demi mewujudkan liburan impian berkesan dengan keluarga yang tak terlupakan, biasakan untuk mencari tempat beristirahat yang nyaman dan bisa membuat liburan kita lebih santai juga seru untuk menikmati. Bagi kamu yang berencana untuk mengelilingi Nusantara bersama keluarga, Bali bisa menjadi alternatif berlibur sebagai destinasi.

Selain hotel mewah yang serba terpenuhi oleh dukungan teknologi tinggi, berikut ini ada lima pilihan penginapan pada Bali dengan tema rumah bambu. Tidak cuma unik, tempat-tempat ini biasanya mendesain dekat dengan semesta sehingga liburan kita bisa sangat bermakna, kumpul keluarga, serta mengenalkan anak-anak terhadap indahnya berdampingan dengan alam. Kira-kira yang mana saja tempat menginap ini berada?

1. Aura House

Aura House merupakan rumah bambu yang tersediakan untuk tempat menginap bagi turis lokal maupun mancanegara dengan menjanjikan pemandangan alam pada tengah pepohonan yang asri dan hijau.

Seluruh hunian terbuat sedikit terbuka dengan material yang kebanyakan terbuat dari bambu dengan tinggi bangunan yang pas untuk menikmati panorama Bali dengan tenteram dan damai. Aura House sendiri terletak dpadaAbiansemal dan merupakan bagian dari Green Village Bali, penyedia hunian ternama pada pulau eksotis tersebut.

Melansirkan dari http://162.241.119.31/ .Tempat ini cocok bagi kamu yang ingin pergi liburan bersama keluarga terutama dengan tujuan untuk menenangkan pikiran dan menjauhi bisingnya kota besar. Sebab suasana penginapan ini masih alami lantaran kawasannya yang masih terpenuhi desiran angin dari pergerakan antar pohon, suara gemericik sungai, dan tentu udara segar yang melimpah.

2. New Earth Haven

New Earth Haven adalah tempat yang cocok bagi kamu untuk memanjakan mata dengan suasana yang sangat khas desa dan belum terjamah modernitas yang tinggi. Tempat ini ibaratkan seni tradisional yang lebih cocok gunakan sebagai lokasi untuk menenangkan pikiran.

Mereka memiliki tempat singgah yang menyerupai kubah dengan sebagian besar komponen pendiri bangunan terbuat dari bahan-bahan tradisional seperti bambu dan atap ijuk. New Earth Haven juga akan sangat menarik untuk tinggali dengan tujuan menjauh dari ingar-bingar kota.

Tempat ini terbuat terbuka dengan sekeliling yang terapit oleh persawahan, jadi kamu tidak akan terlalu merasa sendiri dan cocok untuk tertinggali bersama keluarga dengan tujuan utama untuk quality time setelah sama-sama sibuk bekerja dan bersekolah.

3. Firefly Eco Lodge

Dalam menjangkau Firefly Eco Lodge, kamu akan tersuguhi jalanan setapak dengan hamparan sawah dan pepohonan pada sekeliling, sangat cocok apabila kamu menyukai tempat terbuka namun tetap damai dengan sedikit ingar-bingar yang mewarnai.

Terlebih jika kamu berlibur bersama keluarga, anak-anak bisa bebas bereksplorasi mengenal alam dan hunian tradisional unik yang belum banyak tersentuh kemudahan teknologi yang banyak gunakan saat ini.

4. Veluvana Bali

Veluvana Bali hadir untuk kamu dan keluarga yang ingin menjauhkan d’iri dari ingar-bingar perkotaan dan merasakan sejuknya alam hijau. Tempat ini berada pada kawasan Sidemen, Karangasem, Bali. Lokasi yang cocok bagi kamu yang tidak terlalu suka tempat yang sangat padat dengan wisatawan lain.

Rumah bambu ini tergolong sangat mungil dengan kolam yang cantik pada sekitarnya. Bayangkan kamu terbangun pada pagi hari bersama pemandangan alam terbuka seperti pegunungan pada atas ranjang yang nyaman. Hal ini merupakan impian yang sulit terwujudkan apabila kamu tinggal pada kota.

Veluvana tergolong tempat yang terbuka dengan persawahan, pepohonan, dan pegunungan yang mengelilingi. Jadi, tempat ini akan lebih cocok apabila kamu mengajak orang lain. Untuk tinggal bersama dan menghabiskan waktu sambil memandang sekitar yang asri seperti keluarga.

5. Camaya

Camaya merupakan penginapan bertema rumah bambu selanjutnya yang tidak boleh terlewatkan saat kamu beserta keluarga ingin berlibur ke Bali. Lokasi tempat ini berada pada Selat, Karangasem, Bali dan tidak berlokasi pada kawasan sentra seperti Ubud.

Ada banyak pilihan tempat istirahat yang bisa tersesuaikan dengan keinginan kamu, seperti bentuk penginapan. Banyaknya ruang tidur, atau seberapa besar tempat yang teringinkan. Sehingga tempat ini cocok tersinggahi apabila kamu berlibur bersama keluarga besar.

Hampir semua sudut tersuguhi dengan pemandangan pepohonan dan persawahan. Sangat memanjakan mata bagi kamu yang merupakan pemburu sinar matahari karena tempat ini memiliki konsep agak terbuka. Sehingga kamu dapat menikmati pagi dan malam pada bawah langit secara langsung.

Selain mengedepankan modernitas yang tinggi, Bali juga banyak menyediakan tempat-tempat yang masih sangat Nusantara. Jadi kamu beserta keluarga bahkan dengan anak-anak bisa menikmati suasana tradisional dengan temani alam yang masih asri dan indah. Mengagumi berbagai pesona yang ada #IndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia sebagai kelebihan berwisata pada dalam negeri.

Kategori
travel

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia

5 Fakta Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Indonesia – Presiden Joko Widodo resmi akan memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Nantinya Jakarta akan menjadikan pusat bisnis dan keuangan berskala internasional.

Kedua kawasan tersebut ternilai punya lokasi strategis dan lahan yang luas. Mungkin sebagian dari kita masih belum terlalu mengenalnya, terutama Penajam Paser Utara.

1. Penilaian Presiden Jokowi terhadap Penajam Paser Utara

Presiden Jokowi menjelaskan empat alasan utama terpilihnya Penajam Paser Utara sebagai ibu kota baru Indonesia. Menurut hasil kajian, risiko bencananya minimal, baik berupa gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, longsor dan gunung berapi.

Lokasinya strategis, karena berada pada tengah-tengah Indonesia. Spesialnya lagi, Penajam berdekatan dengan kota berkembang pada Kalimantan, yakni Balikpapan dan Samarinda.

Tak kalah penting, infrastrukturnya sudah cukup lengkap. Kalau mau mengembangkan, sudah tersedia 158 ribu hektare lahan pemerintah yang siap terbangun.

2. Kabupaten Penajam Paser Utara baru terbentuk 2002

Sebelum berdiri sendiri, Penajam Paser Utara masih menjadi satu kesatuan Kabupaten Pasir. Kabupaten ini baru terbentuk setelah adanya Undang-undang Nomor 7 Tahun 2002. Terlansirkan dari http://162.241.119.31/

Setelah itu, Kabupaten Pasir berganti nama menjadi Paser dengan menggabungkan empat kecamatan. Yang antaranya Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku.

3. Penajam Paser Utara menjadi kabupaten termuda ke-2

Penajam Paser Utara merupakan Kabupaten ke-13 pada Kalimantan Timur. Kabupaten termuda ke-2 ini memiliki jumlah penduduk sekitar 166 ribu jiwa. Ada 24 kelurahan dari empat kecamatan.

Berpusat pada Penajam sebagai ibu kota, kawasan ini berbatasan dengan Kutai Kartanegara pada sebelah utara, sebelah timur berbatasan dengan Selat Makassar, dan Kabupaten Paser pada selatan, serta Kabupaten Kutai Barat pada bagian barat.

4. Punya semboyan “Benuo Taka”

Penajam Paser Utara punya semboyan “Benuo Taka” yang selalu tertera pada lambang daerahnya. Terambil dari bahasa Suku Paser, semboyan tersebut bermakna Penajam Paser Utara terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya, tapi tetap merupakan satu kesatuan ikatan kekeluargaan.

5. Penajam Paser Utara masih tertinggali suku asli

Sama halnya dengan wilayah Kalimantan lain, Penajam Paser Utara juga tertinggali Suku Dayak Paser. Sayangnya, mereka termasuk minoritas, karena bermukim di pelosok atau pedalaman.

Total Suku Dayak Paser pada Kalimantan Timur berjumlah sekitar 155 ribu jiwa. Sebagian besar Suku Paser beragam Islam dan Kristen.

Kategori
travel

Asyik, Ada Tempat Menginap Unik di Pantai Buluk Gunungkidul!

Asyik, Ada Tempat Menginap Unik di Pantai Buluk Gunungkidul!

Asyik, Ada Tempat Menginap Unik di Pantai Buluk Gunungkidul! – Berlibur akhir pekan bersama keluarga khususnya ke destinasi wisata pantai pada Kabupaten Gunungkidul, kamu akan mensuguhi dengan panorama laut yang menawan. Bahkan, banyak  antaranya yang masih perawan.

Salah satunya adalah Pantai Buluk (atau Mbuluk) yang berada pada antara Pantai Baron dan Pantai Kukup. Untuk menuju pantai ini, wisatawan bisa melalui Pantai Baron. Sebelum pintu masuk ke Pantai Kukup, terdapat petunjuk ke kanan ke arah Pantai Buluk. Jalan yang ada pun belum teraspal dan hanya berupa tanah dan bebatuan kapur putih.

Selain pemandangan yang indah meski garis pantainya hanya sepanjang 25 meter, kamu juga bisa menjumpai tempat penginapan yang unik pada sana. Bangunan kamarnya menggunakan kayu, dengan panorama Pantai Buluk pada depan pintu.

Jika memandang ke arah timur maka akan terlihat Pantai Ngrawe atau tersebut Pantai Mesra. Tampak pula pemandangan Pantai Kukup dan tebing-tebing yang ada pada kawasan Pantai Buluk.

1. Ada enam kamar yang unik dengan pemandangan alam pantai yang indah‎

Pemilik penginapan Acala Ayu, Subroto, menjelaskan penginapannya memiliki enam kamar, terdiri dari lima kamar biasa dan satu kamar untuk keluarga. Dari enam kamar yang ada tiga kamar  antaranya memiliki konsep kamar mandi yang terbuka namun keamanan tetap terjaga.

Pada depan kamar penginapan ada sebuah pondok yang terbuat untuk sekadar makan atau minum bagi yang menginap. Selain itu ada teras yang bisa tergunakan untuk berfoto dengan latar belakang Pantai Selatan.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .”Konsep pembuatan penginapan yang ada pada perbukitan ini untuk memberikan kesan menyatu dengan alam saat menginap,” ucapnya saat hubungi melalui sambungan telepon, Senin (19/10/2020).

2. Konsep penginapan yang menyatu dengan alam

Karena konsep penginapan menyatu dengan alam, d’inding juga terbuat dari kayu dan bambu, namun tak mengurangi privasi dari wisatawan yang menginap.

“Penginapan ini baru saja selesai terbangun pada bulan Agustus 2020. Jadi terbilang masih baru dan belum banyak kenal,” ungkapnya.

“Ada tiga kamar mandi yang sengaja membuat atapnya terbuka, pada dalam kamar mandi juga ada berbagai tumbuhan. Namun tak perlu takut untuk terintip saat mandi,” terangnya lagi.

3. Tarif menginap pada Acala Ayu

Menyinggung  mengenai tarif menginap, Subroto mengatakan untuk kamar berukuran kecil Rp400 ribu pada hari biasa namun pada akhir pekan tarifnya Rp500 ribu. Sementara untuk kamar berukuran besar bagi keluarga, tarif hari biasa Rp800 ribu sedangkan saat akhir pekan Rp1 juta.

“Pengunjung akan mendapatkan fasilitas makan sego gandul khas Gunungkidul yang terdiri dari nasi, bihun, telur yang terbungkus daun jati untuk sarapan,” terangnya.

Subroto menambahkan sampai saat ini untuk promosi d’irinya tidak menjalin kerja sama dengan layanan aplikasi layanan pesan hotel namun lebih banyak menggunakan aplikasi WhatsApp maupun Instagram‎.

Kategori
travel

Tiga Gunung di Lampung Cocok untuk Pendaki Pemula

Tiga Gunung di Lampung Cocok untuk Pendaki Pemula

Tiga Gunung di Lampung Cocok untuk Pendaki Pemula – Tatanan baru era COVID-19 jalur pendakian kembali ramai tersambangi para pendaki profesional maupun pendaki pemula yang baru ingin belajar mendaki.

Untuk kamu yang tinggal pada daerah Lampung, menyukai tantangan dan tertarik melihat keindahan alam dari atas ketinggian, tiga gunung ini cocok untuk menjadi awal perjalanan kamu mendaki gunung.

1. Gunung Rajabasa

Gunung berapi yang terletak pada Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini berada pada ketinggian sekitar 1.281 meter pada atas permukaan laut. Untuk tiket masuk ke gunung ini terkenakan biaya parkir sebesar Rp5 ribu dan per orang membayar seiklasnya saja.

Menurut Micho Zyafutra, pegiat alam dari Pendaki Cupu yang sudah mendaki ratusan gunung ini, Gunung Rajabasa cocok menjadikan sebagai perjalanan awal untuk pendaki pemula karena jalurnya tidak terlalu sulit terjangkau.

Dari basecamp menuju ke pos satu, durasinya lebih satu jam. Biasanya, pendaki berangkat dari basecamp sore hari dan beristirahat pada pos satu karena pada pos tersebut terdapat mata air. “Karena ada mata air jadi kita bisa camp  situ dulu, besok pagi baru deh lanjut ke puncak,” ujar Micho.

Terkait perlengkapan yang membawa imbuhnya, seperti tenda dan lain-lain yang tidak terbutuhkan pada puncak, tertinggal pada pos satu. Saat menuju puncak hanya membawa minum, dan logistik untuk  atas. Dari pos satu menuju ke puncak memakan waktu sekitar tiga sampai empat jam bergantung kondisi jalannya.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .“Untuk rintangannya kalau pada Gunung Rajabasa gak terlalu ada rintangan sih. Jangan lupa bawa mantel juga takut hujan,” katanya.

2. Gunung Betung

Gunung berlokasi dekat Kota Bandar Lampung ini memiliki ketinggian 1.240 mdpl dan menjadi gunung yang cukup populer bagi para pendaki. Jalur pendakiannya pun tidak jauh berbeda dengan Gunung Rajabasa, mengingat tingginya pun hampir sama.

Hanya saja iklim pada Gunung Betung lebih lembab dan banyak binatang pacet serta sedikit licin jika hujan. Pada gunung ini terdapat camp satu dan camp dua yang letaknya berdekatan.

Untuk mencapai puncak, durasinya sekitar dua sampai tiga jam. Tiket masuk pada Gunung Betung senilai Rp10 ribu per orang dan biaya parkir Rp5 ribu.

3. Gunung Tanggamus

Meski menjadi gunung tertinggi ketiga pada Lampung, tapi Gunung Tanggamus juga cocok untuk para pemula. Mengingat gunung ini sangat populer sekali dan selalu ramai terkunjungi. Tapi tidak sampai puncak, biasanya pendaki hanya camp pada campgroundnya saja.

Dari basecame ke campground sekitar satu jam. Nah, pada situlah para pendaki bermalam dan jarang sekali yang sampai ke puncak karena jalan menuju puncaknya memang terbilang sulit.

“Kalau jalan ke puncaknya itu terjal, nanjak terus dan sana iklimnya lembab terus sulit air. Pokoknya bakal nguras tenaga bener. Dari campground ke puncak itu sekitar lima sampai enam jam,” terang Micho.

4. Mendaki pada tengah pandemi

Menurut Micho, selama new normal ini jalur pendakian makin ramai karena sebelumnya banyak yang tertutup. Alhasil, para pendaki melampiaskan rasa rindunya dengan alam terbuka. Namun tentu saja banyak yang berubah mendaki pada tengah pandemik ini terutama protokol kesehatan yang semakin ketat.

Saat ini kuota pendakian dikurangi, wajib membawa hand sanitizer, menyertakan surat sehat serta menjaga jarak. “Ketika di gunung tetap jaga jarak karena kan banyak orang dan nggak tau siapa yang bawa virus. Jadi lebih hati-hati ketika ketemu orang baru,” katanya.

Kategori
travel

Instragramable, Ini 5 Danau Berwarna Biru Paling Cantik di Dunia!

Instragramable, Ini 5 Danau Berwarna Biru Paling Cantik di Dunia!

Instragramable, Ini 5 Danau Berwarna Biru Paling Cantik di Dunia! – Traveling merupakan salah satu aktivitas menyenangkan bagi setiap orang. Apalagi, jika dapat pergi ke tempat-tempat indah bernuansa alam yang mampu menyegarkan pikiran seperti pantai, gunung, ataupun danau.

Pada dunia ini, ada beberapa danau-danau cantik yang terkenal dengan warna birunya yang jernih sehingga mampu membuat siapa saja terpana karena keindahannya.

Nah ini , buat kamu yang berkeinginan traveling ke luar negeri dengan mengunjungi danau-danau indah tersebut, berikut adalah lima danau dengan warna biru paling cantik pada dunia!

1. Danau Peyto, Kanada

Terletak pada objek wisata Taman Nasional Banff, Kanada, danau ini menyuguhkan pemandangan yang luar biasa dengan air berwarna biru toska. Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Biasanya, para turis akan meramaikan tempat ini saat musim panas. Saat musim panas, air yang ada pada danau ini akan terlihat berkilauan bak permata.

Air yang berkilauan tersebut terbentuk secara alami, akibat lelehan gletser yang berasal dari puncak-puncak bersalju dari pegunungan Rocky. Pemandangan danau ini pun semakin memanjakan mata dengan hamparan hutan pinus yang mengelilinginya, membuat danau ini pun terjuluki sebagai salah satu danau gletser tercantik pada dunia.

2. Danau Louise, Kanada

Masih dalam kawasan yang sama, danau ini juga terletak pada objek wisata Taman Nasional Banff, Kanada. Danau ini memiliki kedalaman 70 meter dan berwarna biru toska yang menyejukan mata. Nama danau ini, mengambil dari nama putri dari kerajaan Inggris bernama Louise Caroline Alberta (1848-1939).

Ia merupakan putri keempat dari Ratu Victoria dan juga merupakan istri dari Gubernur Jendral Kanada, Marquess of Lorne yang menjabat sejak tahun 1878 sampai tahun 1883.

Saat mengunjungi danau ini, para turis biasanya akan menghabiskan waktu mereka dengan menginap pada beberapa hotel mewah yang banyak terdapat pada pinggiran danau.

3. Danau Five-Flower, Cina

Wah, Danau ini memiliki luas sekitar 13.8 hektar dan memiliki kedalaman 16 meter. Dan danau indah berwarna biru ini merupakan danau air tawar alami yang berada pada Lembah Rize dan merupakan salah satu objek wisata terfavorit yang ada pada Cagar Alam China Wuhua Jiuzhaigou National Park.

Kandungan kalsium karbonat dan hydrophytes yang ada pada danau ini membuat airnya nampak begitu jernih. Sehingga, para turis yang datang ketempat ini dapat menikmati keindahan dasar danau langsung dari permukaan.

4. Danau Sainte Croix, Perancis

Danau ini adalah danau buatan yang terbangun pada tahun 1973, dekat dengan bendungan Sainte Croix pada sungai Verdon. Lokasinya berada pada bagian tenggara Perancis, tepatnya pada Alpes-de-Haute-Provence. Warna birunya yang terlihat alami telah menghipnotis para turis untuk bertamasya ke tempat ini.

Tebing-tebing cantik yang mengelilinginya, menjadikan danau ini sebagai spot foto favorit bagi para fotografer dan juga turis. Selain itu, banyak pula turis yang akan datang ke danau ini untuk bermain kayak atau sekedar berjemur pada pinggir danau.

5. Danau Crater, Oregon

Juga danau ini terbentuk akibat aktivitas vulkanik dari meletusnya gunung merapi kuno, bernama Mazama pada tahun 4680 SM. Danau yang terletak pada pegunungan Cascade, Oregon, Amerika Serikat ini merupakan salah satu danau terdalam dan juga terjernih pada dunia.

Bagi suku klamat, suku asli Amerika yang tinggal pada daerah ini, danau Crater merupakan situs cuci dan kramat. Mereka percaya, danau ini terbentuk akibat pertempuran manusia langit dan juga manusia bumi pada masa lalu. Terlepas dari mitos yang beredar, tidak ada yang mampu menampik jika warna biru dari danau ini telah berhasil menghipnotis banyak orang untuk berkunjung ke tempat ini.

Kategori
travel

6 Tempat di Bali untuk Membeli Kerajinan Khas, Klasik dan Bohemian!

6 Tempat di Bali untuk Membeli Kerajinan Khas, Klasik dan Bohemian!

6 Tempat di Bali untuk Membeli Kerajinan Khas, Klasik dan Bohemian! – Siapa  sini yang setiap kali traveling atau ke pusat perbelanjaan #DiIndonesiaAja, rasanya kurang lengkap kalau belum mengunjungi toko yang menjual pernak pernik hasil kerajinan tangan?

Pastinya kamu pernah mengalami hal seperti ini terutama kalau sedang bepergian ke tempat yang populer akan kerajinan tangannya seperti Bali. Selain penasaran ingin melihat langsung produk lokal apa saja yang mereka jual, kamu juga ingin membeli produk tersebut untuk menjadikan cendera mata atau untuk koleksi pribadi.

Sembari jalan-jalan melihat #WonderfulIndonesia, kamu dapat membeli oleh-oleh khas Bali maupun barang untuk koleksi pribadi ke toko-toko lokal bahkan pada pasar berikut ini.

1. Pasar Seni Ubud

Daerah Ubud memang sudah terkenal sebagai pusatnya kesenian pada pulau Bali. Pada sini terdapat Pasar Seni Ubud yang menjual berbagai kerajinan mulai dari tas rotan, selendang, keranjang rotan hingga patung-patung. Konon tempat ini juga menjadi tempat syuting film Hollywood yang berjudul “Eat, Pray, Love” yang terbintangi oleh Julia Roberts.

Pasar Seni Ubud berada pada jalan Raya Ubud no. 35. Pasar ini buka setiap hari dari jam 6 pagi hingga jam 6 malam. Pengunjung terizinkan untuk menawar pada tempat ini.

Lebih menyarankan  untuk mengunjungi pasar seni pada pagi hari lebih baik karena selain sepi, beberapa pedagang pada pasar memiliki kepercayaan bahwa dagangan mereka akan laris hari itu apabila mereka berhasil menjual dagangan pada pagi hari sesaat setelah mereka membuka toko. Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/slots .Nah, tips ini boleh mencoba nih, karena siapa tahu sewaktu kamu berbelanja pada pagi hari, kamu berhasil mendapatkan the best price dari penjual toko.

2. Pasar Seni Sukawati

Pasar seni Sukawati yang berada pada jalan Raya Sukawati, Gianyar juga tidak kalah terkenalnya dengan pasar seni Ubud. Dalam pasar seni ini kamu juga akan menemukan beragam pilihan dari baju, kaos, patung pahat, dan lukisan. Pengunjung juga terizinkan untuk menawar pada tempat ini. Sebisa mungkin kamu sudah berkeliling ke beberapa tempat sebelum memutuskan untuk menawar dan akhirnya membeli barang yang kamu incar.

Perlu kamu ketahui, apabila pasar Sukawati ini terlihat penuh dan mungkin kurang nyaman, kamu dapat mengunjungi pasar seni Guwang yang tidak jauh dari sini. Barang yang menjual hampir sama, kok. Menurut berbagai sumber, pasar Sukawati ini yang paling sering terkunjungi oleh turis sehingga tidak heran tempat ini selalu ramai.

Pasar buka pukul 6 pagi. Tetapi apabila ingin mencari benda-benda seperti lukisan, rata-rata toko baru beroperasi pukul 10 pagi. Untuk mengetahui secara pasti jam buka toko, kamu dapat bertanya ke hotel tempat menginap bagian concierge atau ke pemandu wisata lokal.

3. Pasar Seni Guwang

Jadi Pasar Seni Guwang ini juga kenal dengan nama Pasar Seni Sukawati 2. Pasar ini terletak pada jalan Raya Guwang, tidak jauh dari Pasar Sukawati yang pertama.

Alasan utama Pasar Seni Guwang membuka adalah untuk mengurangi kepadatan pengunjung pada Pasar Seni Sukawati. Barang-barang yang terjual sama, hanya saja Pasarr Seni Guwang lebih rapi terbandingkan dengan Pasar Sukawati 1.

4. Kuta Art Market

Kuta art market terletak pada jalan Melasti yang tidak jauh dari Pantai Legian dan beroperasi dari jam 6 pagi hingga 11 malam. Pasar ini menjual aneka macam benda yang dapat menjadikan suvenir atau pun untuk koleksi pribadi. Sama seperti pada pasar pada umumnya, kamu bisa melakukan tawar-menawar pada tempat ini.

5. Curative Concept Store  Ubud

Jadi Curative menjual berbagai macam benda mulai dari aksesori wanita, tas, kaus, baju hingga produk kulit. Curative berada pada jalan Hanoman no. 24 pada Ubud dan tutup pada hari senin. Jam operasional dari jam 11 pagi hingga 5 sore.

6. Jenggala

Jenggala adalah sebuah outlet yang menjual beragam peralatan makan dari keramik. Mereka memiliki tiga factory outlet  Bali. Namun selama masa pandemi ini hanya outlet pada jalan Sunset no. 1, pada daerah Kuta saja yang beroperasi.

Jam operasional untuk outlet ini termulai dari jam 10 pagi hingga 6 malam. Alternatif lain, kamu juga dapat membeli pada laman official mereka pada jenggala.com. Mereka juga sering mengadakan program d’iskon terutama menjelang akhir tahun.

Kategori
Recreation

Sambut New Normal, Yuk Rekreasi ke 5 Pulau Eskotis Terdekat Jakarta

Sambut New Normal, Yuk Rekreasi ke 5 Pulau Eskotis Terdekat Jakarta

Sambut New Normal, Yuk Rekreasi ke 5 Pulau Eskotis Terdekat Jakarta – Sudah begitu lama kamu berdiam d”iri dalam rumah, menjaga jarak fisik satu sama lainnya. Kini setelah sekian lama tubuh kamu tidak menikmati rekreasi pada ruang terbuka, saatnya mulai berpikir untuk mencari spot yang relatif aman untuk berkunjung. Wisata pada pulau yang tidak terlalu banyak kerumunan bisa jadi alternatif, selain tempatnya yang indah tentu saja.

Buat kamu yang tinggal pada sekitar Jakarta, kamu bisa rekreasi tanpa harus bepergian terlalu jauh. Pada dekat Jakarta terdapat banyak wisata pulau yang bisa kamu jadikan tempat rekreasi favorit bersama keluarga.

Apa saja pilihan pulau-pulau cantik tersebut? Berikut daftarnya yang bisa kalian pertimbangkan untuk jadi destinasi wisata.

1. Pulau Tidung

Nama pulau Tidung sudah cukup familier pada telinga para pelancong, khususnya warga Jakarta dan sekitarnya. Namun demikian, belum tentu banyak orang sudah pernah berkunjung ke sana.

Perjalanan menuju Pulau Tidung menempuh waktu sekitar 1 hingga 2 jam, dengan menggunakan speed boat. Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home .Kamu bisa berfoto ria pada alah satu ikon pulau ini, yaitu jembatan cinta.

Pulau ini memiliki area pantai yang dangkal sehingga sangat menyenangkan untuk menikmati serunya menaiki jetski, snorkeling, banana boat, sepeda air, d’iving, hingga kano.

2. Pulau Pelangi

Pulau dengan nama yang indah ini memiliki sumber air tawar yang besar. Selain itu, dengan pantai yang landai membuatnya aman untuk bermain buah hati. Buat kamu pencinta kuliner, pada pulau ini terdapat restoran terapung yang bisa memanjakan kamu dengan berbagai menu khas istimewa yang menjamin lezat.

Banyaknya pohon-pohon yang tumbuh pada sekitar pulau ini melengkapi jogging track yang mengitari seluruh pulau bisa jadi area yang sehat untuk berekreasi.

Perjalanan ke Pulau Pelangi pada Kepulauan Seribu sejauh 68 km dapat mentempuh selama 7 jam dari pantai Marina, Ancol, pada Teluk Jakarta dengan memakai speed boat.

3. Pulau Ayer

Pulau Ayer merupakan salah satu pulau yang berada dalam gugusan Kepulauan Seribu. Secara administratif termasuk dalam wilayah kabupaten Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta, Indonesia.

Pulau Ayer menjuluki sebagai Mutiara Kepulauan. Luasnya kurang dari sepuluh hektare, letaknya berdekatan dengan Pantai Marina, Ancol.

4. Pulau Putri

Pulau ini menjadi tempat yang pas untuk menikmati keindahan laut dengan nuansa privasi yang lebih tinggi membandingkan dengan pulau lain yang berada pada kepulauan seribu. Dengan nuansa yang hening itulah maka akan dapatkan sebuah pengalaman liburan yang menyenangkan dan berkesan untuk berbagi cerita kepada teman maupun keluarga.

Hanya dengan jarak tempuh 90 menit menggunakan speed boat, maka Pulau Putri akan langsung berada pada depan mata sebagai sebuah destinasi wisata yang patut mendatangi bahkan meski hanya sekali dalam seumur hidup.

Selain itu, pulau ini juga memiliki restoran seafood terapung pada pinggir laut dengan pemandangan yang luar biasa eksostis.

5. Pulau Pari

Jadi Pulau Pari merupakan pulau berpenduduk terkecil yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Ke Pulau Pari keberadaannya sudah sangat terkenal bagi para petualang.

Selain para petualang yang datang dari dalam negeri, para petualang mancanegara pun ikut menikmati pemandangan indah Pulau ini.

Keindahan pulau ini pada antaranya karena pasir putihnya yang landai dan dangkal, juga terdapat pantai eksotis yang terkenal bernama Pantai Perawan dan Pantai Kresek. Untuk dapat mencapai pada Pulau Pari bisa mentempuh hanya dalam 1 jam perjalanan saja. Buat kamu pencinta wisata bawah air, pada pulau ini kalian juga dapat menikmati snorkeling juga lho!

Gimana, menarik kan rekreasi ke Pulau nan eksotis terdekat dari Jakarta. Selain bisa mengurai kepenatan kamu selama menjalani rutinitas harian, pulau-pulau tersebut juga tidak perlu waktu tempuh yang lama dan melelahkan.

Kategori
travel

5 Alasan untuk Tidak Terlalu Sering Bermain Gadget Saat Traveling

5 Alasan untuk Tidak Terlalu Sering Bermain Gadget Saat Traveling

5 Alasan untuk Tidak Terlalu Sering Bermain Gadget Saat Traveling – Sudah banyak kemudahan yang kita rasakan melalui gadget. Namun frekuensi penggunaan gadget sebaiknya juga perlu menwaspadai, sebab sering membuat penggunanya menjadi terlena dan lupa waktu.

Saat ini, penggunaan gadget saat traveling adalah hal yang biasa dan bahkan menjadi salah satu barang yang selalu membawa saat traveling. Namun, ada lima alasan untuk tidak terlalu sering bermain gadget saat traveling. Penasaran?

1. Karena lengah dan fokus yang teralih, potensi menjadi korban kejahatan pun semakin besar

Bermain gadget memang asyik dan bikin waktu cepat berlalu, betul? Namun waspadalah saat kamu terlalu fokus bermain gadget saat sedang traveling. Sebab potensi menjadi korban kejahatan menjadi semakin besar saat d’irimu lengah dan tidak fokus. Jadi, kurangi penggunaan gadget saat traveling agar d’irimu tidak menjadi korban kejahatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

2. Sadari kalau kesempatan dan waktumu yang berharga bisa terbuang secara sia-sia

Bukankah cukup banyak hal yang perlu tersiapkan saat berencana traveling? Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Oleh karena itu, jangan melewatkan kesempatan dan waktumu yang berharga hanya untuk sibuk bermain gadget saat traveling. Jika setelah sampai tempat tujuan traveling, kamu hanya sibuk menghabiskan waktu bermain gadget, bukankah kamu sendiri yang paling rugi?

Ya, bermain gadget tentu boleh-boleh saja tapi tetap ingat tujuan utamamu saat traveling. Sebaiknya atur dan batasi penggunaan gadget sehingga kamu dapat memanfaatkan kesempatan dan waktu untuk traveling dengan sebaik mungkin.

3. Perlu rasanya mempertimbangkan perasaan orang-orang yang pergi traveling bersamamu

Coba deh bayangkan dulu, apakah d’irimu merasa kesal dan tak nyaman saat teman travelingmu terlalu sibuk bermain gadget? Jika jawabannya adalah ya maka mungkin itu juga reaksi orang lain yang menjadi teman travelingmu saat kamu terlalu sibuk bermain gadget.

Nah, hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah kalau kamu suka traveling sendirian, namun bukankah ada saatnya kamu juga perlu pergi traveling bersama orang lain? Jadi, sebaiknya jangan anggap remeh masalah penggunaan gadget yang berlebihan ya!

4. Saat sudah lelah akibat penggunaan gadget yang berlebihan, kamu pun akan sulit menikmati perjalananmu selama traveling

Meski merasa asyik, tentu ada batasnya saat bermain gadget sebab ada dampak buruk yang ikut mengintai saat tak mampu mengendalikan d’iri. Salah satunya adalah kelelahan akibat penggunaan gadget yang berlebihan. Jika tubuh sudah merasa lelah maka perjalananmu selama traveling akan terganggu dan bikin perjalanan menjadi tidak menyenangkan. Kamu tentunya tak ingin hal itu terjadi, ‘kan?

5. Mungkin hanya tersisa penyesalan setelah d’irimu pulang kembali ke rumah

Seperti yang sudah terjelaskan, waktu dan kesempatanmu yang berharga bisa terbuang dengan sia-sia, padahal tujuan utama traveling belum juga terlaksana. Jika sudah waktunya pulang kembali ke rumah, maka hal apa yang membawa pulang setelah traveling? Semoga saja bukan penyesalan yang membawa pulang hanya gara-gara bermain gadget secara berlebihan.

Dengan demikian, sekarang kamu sudah tahu betapa pentingnya membatasi penggunaan gadget selama traveling. Jadi, sebaiknya jangan lagi bermain gadget secara berlebihan terlebih saat kamu sedang traveling.